PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPD AWPI) Kalimantan Tengah memberikan himbauan tegas kepada seluruh anggota jurnalistik AWPI Pers Guard agar senantiasa mengedepankan profesionalitas dan menghindari penyebaran informasi hoaks.
Ketua DPD AWPI Kalteng Hadriansyah menegaskan, di tengah derasnya arus informasi digital, wartawan dituntut untuk mampu menyaring setiap data dan berita yang diterima sebelum dipublikasikan ke ruang publik, 1-9-2025.
“Jurnalis harus menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah profesi. Setiap informasi wajib diverifikasi, diuji, dan dipertanggungjawabkan kebenarannya. Jangan sampai ada rilis yang tidak jelas sumbernya ikut menyebar dan menimbulkan keresahan masyarakat,” tegasnya.

DPD AWPI Kalteng juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas serta menaati kode etik jurnalistik sebagai pedoman dalam setiap karya pemberitaan. Organisasi menilai, kredibilitas wartawan sangat ditentukan dari sejauh mana ia mampu menjaga keakuratan dan keseimbangan berita.
Selain itu, DPD AWPI Kalteng mendorong seluruh anggota AWPI Pers Guard untuk meningkatkan literasi digital, memperkuat jejaring sumber informasi yang valid, serta memperdalam keterampilan verifikasi fakta.
Dengan komitmen tersebut, diharapkan insan pers AWPI di Kalimantan Tengah mampu menghadirkan pemberitaan yang sehat, edukatif, serta mendukung terciptanya suasana kondusif di tengah masyarakat.
Dengan situasi ada nya gejolak aksi demo di berbagai pulau di Indonesia para jurnalis AWPI Pres Guard khususnya di Kalimantan Tengah dapat menjaga diri keselamatan kerja peliputan lokasi aksi demo.
” Hindari kerumanan massa demo, pakai tanda pengenal diri dari media masing masing informasi yang akurat,” tutur Ketua DPD AWPI Kalteng Hadriansyah (manghadiboy).
Pewarta. : Erwansyah
Sumber. : Ketua DPD AWPI Kalteng.
PT Palangka News Jaya Mandiri

Leave a Reply