PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Keberadaan Perusahaan Daerah (Perusda) memiliki peran strategis sebagai mitra sekaligus pendamping pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di tengah tantangan pembangunan dan kebutuhan anggaran yang terus meningkat, Perusda dituntut menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang profesional, produktif, dan berkelanjutan
Pemerintah daerah tidak bisa hanya bergantung pada dana transfer pusat, tetapi harus mampu memperkuat sumber-sumber pendapatan lokal melalui sektor usaha yang dikelola secara maksimal. Di sinilah Perusda hadir sebagai instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi daerah.
Ketua AWPI Kalteng Hadriansyah atau akrab disapa Manghadiboy mengatakan, Perusda seharusnya tidak hanya menjadi simbol kelembagaan, tetapi benar-benar aktif dalam mengelola sektor strategis seperti energi, perkebunan, pertanian, pasar daerah, air bersih, transportasi, hingga distribusi kebutuhan pokok masyarakat termasuk penanganan BBM.
“Perusda harus menjadi ujung tombak pemerintah daerah dalam menciptakan sumber PAD baru. Jika dikelola profesional, transparan, dan memiliki visi bisnis yang jelas, Perusda bisa menjadi kekuatan ekonomi daerah yang sangat besar,” ujarnya dalam perbincangan di Along Coffee, Sabtu (9/5/2026).
Di Kalimantan Tengah, peluang penguatan Perusda dinilai sangat terbuka, terutama pada sektor perkebunan seperti pohon aren, jengkol, sawit rakyat, distribusi BBM subsidi, hingga pengelolaan hasil hutan dan potensi UMKM lokal.
Selain itu, keterlibatan Perusda dalam pembangunan sub-SPBU desa juga dapat menjadi solusi untuk menjawab kebutuhan energi masyarakat pedesaan sekaligus menambah kontribusi PAD secara langsung.
“Kalau Perusda diberi ruang dan didukung serius oleh pemerintah daerah, maka manfaatnya bukan hanya PAD meningkat, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memperkuat ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perusda yang selama ini berjalan, agar perusahaan daerah tidak menjadi beban anggaran, melainkan benar-benar menjadi aset produktif daerah.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, bersama pemerintah kabupaten dan kota diharapkan dapat memperkuat peran Perusda melalui kebijakan yang mendukung, pengawasan yang baik, serta penempatan sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Perusda, maka cita-cita pembangunan ekonomi daerah yang mandiri, berdaya saing, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara nyata.
(Red tim/ Erw) PT Palangka News Jaya. Mandiri.

Leave a Reply