Oleh: Hadriansyah, Amd

PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Kebebasan pers, yang selama ini dikenal sebagai pilar keempat demokrasi, kini tampak semakin menyempit di tengah menguatnya kontrol kekuasaan. Fenomena ini bukan sekadar wacana, tetapi kenyataan yang mulai dirasakan para pelaku media dan jurnalis di lapangan. 27-10-2025.

Media yang seharusnya berperan sebagai pengawas (watchdog) justru kian terhimpit oleh berbagai regulasi yang menekan, ancaman pidana terhadap kebebasan berpendapat, serta dominasi narasi tunggal dari pemerintah.

Dalam situasi seperti ini, ruang independensi pers perlahan tergerus oleh kepentingan politik dan kekuasaan.

Ketua DPD AWPI Kalimantan Tengah, Hadriansyah. Amd, menegaskan bahwa kondisi kebebasan pers saat ini sudah mengarah pada fase yang mengkhawatirkan.

“Pers adalah mitra kritis pemerintah, bukan lawan politik. Ketika media dibungkam atau dikekang, maka yang hilang bukan hanya suara jurnalis, tapi juga hak publik untuk tahu kebenaran,” ujar Hadriansyah sering disapa manghadiboy.

Ia menambahkan, “DPD AWPI Kalteng akan terus berdiri kokoh membela kemerdekaan pers sebagai bagian dari amanat konstitusi dan semangat reformasi. Jika ruang kritik tertutup, maka demokrasi kehilangan arah dan jiwanya.”

Kecenderungan menuju sistem komunikasi yang seragam dan terpusat, di mana hanya narasi resmi yang dianggap benar, merupakan tanda bahaya bagi keberlangsungan demokrasi.

Tanpa keberanian media untuk bersuara independen, keseimbangan kekuasaan akan goyah dan membuka jalan menuju pemerintahan yang bersifat autoritarian.

Kebebasan pers bukanlah ancaman bagi pemerintah, justru menjadi cermin agar pemerintahan tetap berada pada jalur kebenaran dan keadilan.

Menyempitnya ruang kebebasan berekspresi adalah sinyal bahwa demokrasi sedang diuji. Kini, tugas insan pers dan organisasi kewartawanan seperti AWPI adalah memperkuat solidaritas, menjaga etika jurnalistik, serta memastikan bahwa suara rakyat tidak redup di tengah derasnya arus kekuasaan.

“Demokrasi yang sehat hanya bisa hidup bila pers tetap bebas dan berani menyuarakan kebenaran,” pungkas Hadriansyah/ manghadiboy.

Pewarta. : Erwansyah

PT Palangka News Jaya Mandiri