PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Insiden bentrokan berdarah yang terjadi di wilayah operasional PT ABB menuai kecaman keras dari berbagai pihak. Peristiwa yang mengakibatkan korban luka tersebut diduga dipicu oleh konflik berkepanjangan antara pihak perusahaan dan masyarakat setempat. 4/3/2026
Anggota DPRD, Bambang Irawan, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh tinggal diam melihat situasi yang terus memanas. Ia meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas penyebab bentrokan serta memastikan pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Jika terbukti perusahaan menjadi penyulut konflik hingga terjadi pertumpahan darah, maka tidak ada alasan untuk tidak mencabut izin usahanya,” tegas Bambang Irawan dalam keterangannya kepada awak media.
Menurutnya, aktivitas perusahaan harus berjalan sesuai aturan serta mengedepankan komunikasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Ia juga meminta pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin operasional PT ABB.
Masyarakat sekitar berharap pemerintah bersikap tegas demi mencegah konflik serupa terulang kembali. Situasi keamanan di lokasi kejadian saat ini dilaporkan berangsur kondusif, meski aparat keamanan masih bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan lanjutan konflik.
Pihak terkait diharapkan segera memberikan klarifikasi resmi guna menjaga stabilitas dan ketertiban di daerah tersebut.
Titin. PT. Palangka News Jaya Mandiri

Leave a Reply