PALANGKA-NEWS.CO.ID, BUNTOK– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, menyiapkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Barito Selatan dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan konsep sederhana. Pemerintah memilih menyesuaikan rangkaian kegiatan dengan kebijakan efisiensi anggaran tanpa mengurangi makna peringatan hari bersejarah tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Barito Selatan, Dr. Ita Minarni, mengatakan pemerintah tetap melaksanakan seluruh agenda pokok peringatan HUT RI pada 17 Agustus 2026. Namun, pemerintah tidak menggelar rangkaian kegiatan secara besar-besaran.
“Tentu saja untuk HUT 17 Agustus nanti tetap kita laksanakan sesuai aturan karena itu merupakan kebanggaan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Namun, pelaksanaannya tidak dilakukan secara besar-besaran, melainkan secara sederhana,” ujar Ita Minarni, Senin (13/7/2026).
Selain mempersiapkan HUT Kemerdekaan RI, Pemkab Barsel juga menyusun rangkaian peringatan HUT ke-67 Kabupaten Barito Selatan.
HUT Barsel ke-67 Fokus pada UMKM dan Bantuan Sosial
Pemkab Barsel memastikan tidak menggelar Barsel Expo seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Sebaliknya, pemerintah memusatkan kegiatan pada upacara, syukuran, serta program yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurut Ita Minarni, kebijakan efisiensi anggaran menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan agenda peringatan tahun ini.
“Kami tidak akan mengadakan Barsel Expo. Rangkaian kegiatannya terfokus pada apel dan syukuran. Namun, kami masih akan berkoordinasi dengan pimpinan terkait,” katanya.
Meski begitu, pemerintah tetap membuka peluang menghadirkan kegiatan yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah tersebut diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah di tengah keterbatasan anggaran.
Salah satu opsi yang sedang dibahas adalah penyediaan makanan gratis dengan melibatkan produk dari pelaku UMKM di Barito Selatan. Oleh karena itu, peringatan hari jadi daerah tidak hanya bersifat seremonial, namun juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Pemkab Barsel Kaji Penyaluran Bantuan Sosial
Selain memberdayakan UMKM, Pemkab Barsel juga mengkaji penyaluran bantuan sosial sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-67 Kabupaten Barito Selatan.
Ita Minarni menjelaskan pemerintah telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan tersedianya bantuan yang dapat disalurkan kepada masyarakat.
“Tadi kami juga berkoordinasi dengan BPBD untuk melihat ketersediaan stok bantuan. Apakah ada sembako atau bantuan lainnya yang bisa dibagikan kepada masyarakat. Insya Allah bantuan tersebut akan disalurkan setelah pelaksanaan apel,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat dapat memahami kondisi keuangan daerah yang masih terbatas. Meski begitu, pemerintah tetap berupaya menghadirkan peringatan HUT yang memberi manfaat nyata bagi warga.
“Kami juga ingin HUT Barito Selatan ini dapat menggerakkan UMKM dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun, kondisi anggaran saat ini memang terbatas sehingga tidak bisa dipaksakan,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menilai konsep peringatan yang lebih sederhana tetap mampu menjaga semangat kebersamaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial. Oleh karena itu, pemerintah mengutamakan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat dibandingkan penyelenggaraan acara berskala besar.
Pewarta : H. Assjian
PT. Palangka-Berita. Jaya Mandiri.

Leave a Reply