PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menemui langsung massa Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan (AMKM) yang menggelar aksi penyampaian aspirasi. Gubernur berdialog dengan massa dan mendengarkan sejumlah tuntutan yang disampaikan.
Pertemuan tersebut berlangsung terbuka. Gubernur menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak alergi terhadap kritik dan aspirasi masyarakat, termasuk tuntutan yang disampaikan secara langsung di lapangan.
“Saya datang bukan untuk menghindari masyarakat. Saya ingin mendengar langsung apa yang menjadi tuntutan dan persoalan yang mereka sampaikan. Pemerintah harus hadir dan jangan hanya menerima laporan di atas meja,” tegas Agustiar.
Menurutnya, setiap aspirasi masyarakat akan menjadi bahan evaluasi pemerintah, terutama persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.
“Kalau ada yang perlu diperbaiki, kita perbaiki. Kalau ada persoalan di lapangan, kita turun dan selesaikan. Tetapi semuanya harus berdasarkan data, aturan dan kepentingan masyarakat Kalteng,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan (Korlap) AMKM menegaskan bahwa kedatangan massa bukan semata-mata untuk melakukan aksi, tetapi untuk memastikan suara masyarakat benar-benar didengar dan ditindaklanjuti pemerintah.
“Kami mengapresiasi Gubernur yang mau turun langsung menemui massa dan mendengarkan tuntutan kami. Tetapi bagi kami, mendengar saja belum cukup. Kami menunggu tindak lanjut dan bukti nyata dari pemerintah,” tegas Korlap AMKM.
Ia menambahkan, AMKM akan terus mengawal hasil pertemuan tersebut dan meminta pemerintah tidak berhenti pada dialog.
“Kami datang membawa aspirasi masyarakat. Setelah ini kami akan kawal apa yang sudah disampaikan dan apa yang menjadi komitmen pemerintah. Jangan sampai setelah aksi selesai, tuntutan masyarakat kembali dilupakan,” tegasnya.
Irwansyah.

Leave a Reply