PALANGKA-NEWS.CO.ID, JAKARTA – dirilis dari Vidio Suara .Com Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membersihkan birokrasi dari oknum-oknum yang merusak sistem pemerintahan dan menghambat pelayanan publik. Menurut Presiden, praktik korupsi merupakan “telur busuk” yang jika dibiarkan akan merusak kepercayaan rakyat terhadap negara. Dipublikasikan 13/2/2026.
“Kita tidak boleh ragu membersihkan birokrasi dari telur-telur busuk. Korupsi adalah pengkhianatan terhadap rakyat, dan saya tidak akan memberi toleransi sedikit pun kepada siapa saja yang menyalahgunakan jabatan dan uang negara,” tegas Presiden Prabowo.
Presiden menekankan bahwa reformasi birokrasi harus dijalankan secara konsisten dan menyeluruh, dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, serta keberpihakan pada kepentingan rakyat.
“Negara ini hanya bisa kuat jika aparaturnya bersih. Saya minta semua jajaran, dari pusat hingga daerah, bekerja jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Siapa yang tidak siap, silakan minggir,” lanjutnya.
Langkah tegas Presiden Prabowo ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah tidak akan berkompromi terhadap praktik korupsi, kolusi, dan penyalahgunaan wewenang di tubuh birokrasi, demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim S. Djojohadikusumo menyampaikan sambutan dalam acara ESG Sutainability Forum 2026 di Jakarta, Selasa (3/2/2026), Lalu.
Adik Presiden Indonesia Prabowo Subianto yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo mengatakan, pemerintah mengawasi dengan ketat pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menjaga kredibilitas dan integritas pasar keuangan Indonesia.
“Pasar dengan integritas tinggi hanya bisa terwujud jika ada kepercayaan dan kredibilitas di pasar secara umum. Jadi saya tujukan ini kepada Anda, Pak Jeffrey, dan Anda, Pak Hasan, pemerintah akan mengawasi dengan sangat ketat. Dan saya serius,” ungkap Hashim dalam ASEAN Climate Forum, di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, (11/2/2026).
Hashim menyampaikan hal tersebut di depan Pjs. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik dan Pjs. Kepala Eksekutif Pasar Modal OJK Hasan Fawzi.
(Meggy) PT Palangka news Jaya Mandiri.
