PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA — Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Tambun Bungai menegaskan komitmennya terhadap kerukunan dan nilai kebangsaan melalui penyelenggaraan Ibadah dan Perayaan Natal, acara ini dihadiri oleh seluruh Civitas Akademika STIH dan perwakilan tokoh agama, yang digelar di Aula STIH – TB Palangka Raya, Sabtu (13/12/2025).
Penyelenggaraan acara tersebut berfokus utama pada upaya memperkuat sinergi dan toleransi di lingkungan pendidikan tinggi, menjadikannya platform nyata implementasi nilai-nilai kebangsaan.
Kegiatan yang mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” ini berlangsung secara khidmat dan meriah, mencerminkan suasana damai di lingkungan kampus.
Kehadiran seluruh elemen kampus mulai dari pimpinan, dosen, hingga mahasiswa dari berbagai latar belakang keyakinan menjadi representasi praktik nyata inklusivitas yang dianut oleh STIH Tambun Bungai.
Suasana perayaan turut diperindah oleh penampilan paduan suara gabungan mahasiswa, yang sukses menampilkan harmoni kebersamaan di tengah keberagaman akademik.

Diwawancarai usai kegiatan tersebut Ketua STIH Tambun Bungai, Dekie GG Kasenda, SH.MH., secara tegas menyatakan bahwa kegiatan keagamaan di kampus merupakan bagian integral dari upaya institusi dalam memperkokoh kerukunan.
Pimpinan STIH menjelaskan bahwa toleransi harus diartikan sebagai aksi nyata, bukan sekadar konsep. “Kami berupaya memastikan bahwa setiap individu di STIH dapat mencapai keselarasan identitas sebagai warga agama yang taat sekaligus warga bangsa yang menjunjung tinggi persatuan dan hukum serta dalam pembentukan karakter kebangsaan,”ujarnya.
Inisiatif dan persiapan acara ini sepenuhnya dikoordinasikan oleh mahasiswa dan dosen yang beragama Islam, Hindu, serta agama lainnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Penyelenggara Natal STIH Tambun Bungai, Dr. Rudyanti D. Tobing, SH., M.Hum, menjelaskan bahwa kegiatan Natal ini merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap tahunnnya.
Menurutnya, setiap tahun perayaan Natal selalu dikemas dengan kepanitiaan dan konsep yang berbeda-beda. Hal ini dilakukan agar kegiatan tetap relevan dan memberi makna baru bagi seluruh peserta.
Iapun berharap melalui perayaan Natal ini, nilai-nilai cinta kasih dapat benar-benar diajarkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di dalam kampus maupun di tengah masyarakat,”jelasnya.
Perayaan Natal di STIH Tambun Bungai ini menutup rangkaian kegiatan akademik akhir tahun dengan meninggalkan pesan perdamaian yang kuat. Diharapkan, STIH dapat terus menjadi teladan bagi institusi pendidikan tinggi lainnya dalam menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa, serta secara berkelanjutan merajut toleransi di tengah masyarakat Kalimantan Tengah dan Indonesia secara umum.
Pewarta. : Titin
PT Palangka News Jaya Mandiri red

Leave a Reply