Palangka Raya — Pemerintah daerah dan TNI didorong untuk memperkuat sinergi dalam pemanfaatan ruang dan pengembangan kawasan strategis. Kolaborasi dinilai penting guna memastikan penataan wilayah Kota Palangka Raya berjalan tertib, aman, dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, saat rapat evaluasi tata ruang bersama Panglima Daerah Militer (Pangdam) XXII/Tambun Bungai, Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin, di Palangka Raya, Selasa, 14 Oktober 2025.
Menurut Fairid, koordinasi yang solid antara Pemerintah Kota Palangka Raya dan TNI diharapkan mampu memperkuat penataan ruang wilayah, sehingga setiap proses pembangunan memiliki arah yang jelas dan terukur.
“Kolaborasi antara Pemerintah Kota Palangka Raya dan TNI dapat memperkuat ketertiban, keamanan, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan,” kata Fairid.
Ia menjelaskan, rapat evaluasi tersebut menitikberatkan pada pembahasan penataan ruang wilayah Kota Palangka Raya dalam konteks yang lebih luas, termasuk kesesuaian pemanfaatan ruang dengan rencana pembangunan daerah.
Melalui evaluasi bersama ini, Fairid berharap pemanfaatan ruang dan pengembangan kawasan strategis di Kota Palangka Raya dapat berjalan sesuai perencanaan, sehingga pembangunan kota berlangsung lebih tertata dan berkelanjutan.
Rapat evaluasi yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Palangka Raya itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) beserta jajaran.

Leave a Reply