PALANGKA-NEWS, CO.ID, MURUNG RAYA – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Fraksi Partai Demokrat, Lita Norfiana, S.ST., M.M., menegaskan bahwa kesejahteraan petani harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/9/2025).
Menurut Lita, sektor pertanian memiliki peran vital dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Karena itu, dukungan nyata kepada petani sangat penting agar hasil panen maksimal sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“Petani adalah pilar ketahanan pangan. Mereka membutuhkan dukungan, baik berupa bibit, pupuk, maupun akses pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Lita juga menekankan pentingnya penerapan sistem pertanian berkelanjutan. Ia menilai, pengelolaan lahan tidak hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi juga harus menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.
“Pertanian harus dikelola seimbang antara produksi dan kelestarian alam. Ini perlu kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga pemangku kepentingan lainnya,” tambahnya.

Dalam kegiatan reses ke sejumlah kecamatan dan desa, Lita banyak menerima aspirasi dari petani. Beberapa di antaranya adalah permintaan perluasan program bantuan dan pendampingan, serta perhatian terhadap infrastruktur pertanian seperti irigasi dan jalan usaha tani.
Sebagai wakil rakyat, Lita berkomitmen memperjuangkan aspirasi tersebut baik di DPRD maupun melalui koordinasi dengan pihak terkait. Ia berharap langkah tersebut dapat memajukan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Reporter : Pendi
[9/9, 16.12] PENDI ketua AWPI Mura: DWP Murung Raya Gelar Seminar Pencegahan Stunting, Tekankan Peran Ibu dalam 1.000 HPK
PALANGKA-NEWS, CO.ID. MURUNG RAYA, – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Murung Raya menggelar seminar pencegahan stunting bertema “Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), Kunci Cegah Stunting”. Kegiatan ini dibuka langsung Ketua DWP Murung Raya yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Lynda Kristiane Perdie, di Rumah Jabatan Bupati Murung Raya, Senin (8/9/2025).
Acara tersebut dihadiri lebih dari 100 peserta dari berbagai organisasi wanita lintas sektor, seperti Persit, Wara, Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita OPD, organisasi keagamaan, petugas kesehatan, hingga penyuluh lapangan. Suasana seminar berlangsung penuh antusias.
Dalam sambutannya, Lynda menegaskan bahwa penanganan stunting adalah tanggung jawab bersama. Ia menekankan pentingnya peran ibu, terutama pada masa emas tumbuh kembang anak di 1.000 hari pertama kehidupan. “Memberi makan anak agar sehat bukan pekerjaan mudah, butuh konsistensi bertahun-tahun. Karena itu, saya mengajak ibu-ibu semua untuk peduli, tidak hanya pada anak sendiri, tetapi juga pada anak-anak di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Lynda juga mengingatkan bahwa stunting tidak hanya ditemukan di pedesaan, tetapi juga terjadi di kalangan keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini, menurutnya, menjadi alarm penting untuk meningkatkan kesadaran gizi dan pola asuh. Ia mendorong organisasi wanita, khususnya PKK dan Dharma Wanita, agar aktif melakukan pendataan balita di desa dan kelurahan sebagai dasar intervensi
Reporter : Pendi
PT palangka news jaya mandiri

Leave a Reply