PALANGKA RAYA — Kondisi asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Tengah mendapat perhatian dari Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPD AWPI) Kalteng. DPD AWPI Kalteng meminta Dinas Pendidikan Se-kalteng melakukan evaluasi terhadap kegiatan pelajar, terutama aktivitas yang dilaksanakan di luar ruangan ketika kualitas udara tidak sehat. 29/8/2026.

Ketua DPD AWPI Kalteng, Hadriansyah, mengatakan keselamatan dan kesehatan pelajar harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap kegiatan pendidikan. Menurutnya, anak-anak dan remaja merupakan kelompok yang perlu mendapat perlindungan ketika terjadi penurunan kualitas udara akibat asap.

“Kami meminta Dinas Pendidikan Kalteng mengevaluasi kembali setiap kegiatan yang melibatkan pelajar, khususnya kegiatan di luar ruangan. Jangan sampai semangat melaksanakan kegiatan justru mengabaikan kondisi kesehatan anak-anak kita,” ujar Hadriansyah.

Ia menambahkan, evaluasi bukan berarti menghentikan seluruh aktivitas pendidikan, tetapi menyesuaikan kegiatan dengan kondisi kualitas udara dan perkembangan situasi di lapangan

“Kalau kondisi udara sedang tidak baik, kegiatan yang mengumpulkan banyak pelajar di ruang terbuka sebaiknya dipertimbangkan kembali. Keselamatan pelajar harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Hadriansyah juga mendorong Disdik Kalteng berkoordinasi dengan sekolah, Dinas Kesehatan, serta pihak terkait untuk mendapatkan informasi kualitas udara yang menjadi dasar dalam menentukan pelaksanaan kegiatan pelajar.

“Kami berharap ada langkah cepat dan terukur. Pemerintah harus memberikan contoh bahwa pendidikan tidak hanya mengejar kegiatan dan prestasi, tetapi juga memastikan peserta didik berada dalam lingkungan yang aman dan sehat,” pungkasnya.

DPD AWPI Kalteng menyatakan siap mendukung upaya pemerintah dalam memberikan informasi kepada masyarakat secara berimbang, sekaligus mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap pelajar selama kondisi asap masih menjadi perhatian.

Desi. PT Palangka News Jaya Mandiri.