PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Tim InnovaTrio Universitas Palangka Raya (UPR) melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan pakan ikan berbasis limbah ikan dan pelatihan digital marketing kepada kelompok pembudidaya ikan di Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Minggu (22/02/2026). Dipublikasikan 14/4/2026.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim InnovaTrio dengan dosen pendamping Bapak Muh. Supwatul Hakim dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan kepada kelompok pembudidaya ikan di kolam As-Syifa. Berdasarkan hasil observasi lapangan, pengelola kolam menghadapi permasalahan utama berupa tingginya harga pakan ikan komersial yang mencapai sekitar Rp390.000/sak.
Kondisi tersebut membuat pembudidaya kesulitan memenuhi kebutuhan pakan sehingga berdampak pada pertumbuhan ikan dan hasil panen.
Ketua Tim, Hanna Esrani Togatorop, mengatakan bahwa program ini menawarkan solusi berupa pelatihan pembuatan pakan ikan mandiri berbahan dasar ikan rucah melalui inovasi FISHRISE kepada kelompok pembudidaya ikan di kolam ikan As-Syifa.
“Pemanfaatan ikan rucah sebagai bahan baku pakan ikan tidak hanya mampu menekan biaya produksi budidaya yang selama ini cukup tinggi, tetapi juga menjadi solusi untuk mengurangi limbah ikan yang berpotensi mencemari lingkungan. “Melalui inovasi ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mandiri dalam memproduksi pakan ikan sekaligus meningkatkan keberlanjutan usaha budidaya perikanan.” ujar Ketua Tim InnovaTrio.
Dalam pelatihan ini, anggota kelompok pembudidaya ikan berlatih secara langsung mengolah bahan baku pakan dengan menggunakan ikan rucah yang memiliki kandungan protein. Selanjutnya, bahan-bahan ini dikombinasikan dengan dedak dan bahan tambahan lainnya untuk memberikan energi dan nutrisi kepada ikan.
Praktik pembuatan pakan tersebut dipandu oleh Hanna Esrani Togatorop dan Diah Panjar Arum yang turut mendemonstrasikan proses pengolahan bahan, mulai dari pencampuran, penggilingan, hingga pencetakan pakan ikan agar mudah digunakan oleh para pembudidaya.
Selain pelatihan teknis pembuatan pakan ikan, peserta juga mendapatkan pelatihan pemanfaatan teknologi digital melalui pengenalan platform website FISHRISE yang dikembangkan oleh tim InnovaTrio yang dipandu oleh Vionae Igeshy Daniella. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu pembudidaya ikan memanfaatkan sistem digital dalam pengelolaan budidaya yang lebih modern dan efisien.
Melalui website FISHRISE, para pembudidaya dapat melakukan monitoring terhadap kegiatan budidaya ikan secara lebih terstruktur. Platform ini dirancang untuk mengintegrasikan analisis kimia limbah ikan dengan sistem digital yang mendukung formulasi pakan ikan serta pemantauan kinerja budidaya secara berkelanjutan.
Website ini juga dilengkapi dengan fitur monitoring pertumbuhan ikan, yang memungkinkan pembudidaya mencatat data berat ikan, konsumsi pakan, serta nilai Feed Conversion Ratio (FCR) untuk mengevaluasi performa pakan yang digunakan.
Tidak hanya itu, tersedia pula analisis efisiensi ekonomi yang dapat membandingkan biaya produksi pakan lokal dengan pakan komersial sehingga pembudidaya dapat melihat secara langsung potensi keuntungan dari penggunaan pakan berbasis limbah ikan.
Bapak Undang selaku pemilik Kolam As-Syifa, mengucapkan terima kasih kepada tim InnovaTrio atas pengetahuan dan dukungan mereka kepada masyarakat.
“Kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat karena memberikan informasi baru kepada kami terutama tentang cara menggunakan limbah ikan sebagai pakan alternatif yang lebih hemat biaya”, ungkapnya.
Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan Telkom Indonesia dan Telkom University dalam Social Project Innovillage tahun 2026.
(Titin) PT Palangka News Jaya Mandiri.
Sumber. : Tim Innova Trio UPR.

Leave a Reply