PALANGKA-NEWS.CO.ID, SAMPIT – Sebuah video yang memperlihatkan suasana malam terakhir sahur Ramadhan di Kota Sampit, Kalimantan Tengah, viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak sejumlah warga menggelar hiburan bernuansa “disco” dengan iringan musik keras dan lampu warna-warni yang dinilai sebagian pihak kurang mencerminkan suasana khidmat di penghujung bulan suci. 20/3/2026.

Aksi tersebut langsung menuai beragam tanggapan dari warganet. Sebagian menyayangkan kegiatan yang dianggap berlebihan, sementara lainnya menilai sebagai bentuk kreativitas masyarakat dalam menyambut Idulfitri.

Salah satu warganet berkomentar, “Ini malam terakhir Ramadhan, seharusnya lebih banyak diisi dengan ibadah, bukan hiburan seperti ini.”

Kelompok cewe Disco malam terahir sahur

Warganet lainnya juga menyoroti sisi norma dan etika, “Boleh saja kreatif, tapi jangan sampai kebablasan dan menghilangkan makna Ramadhan itu sendiri.”

Namun, ada pula yang memberikan pandangan berbeda, “Selama tidak mengganggu ketertiban dan masih dalam batas wajar, ini hanya bentuk ekspresi masyarakat menyambut lebaran.”

Fenomena ini pun memicu perdebatan di ruang digital, antara menjaga nilai-nilai religius dan memberikan ruang bagi kreativitas masyarakat. Hingga kini, video tersebut terus menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.

Pihak terkait diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat agar setiap kegiatan tetap mengedepankan norma, ketertiban, serta menghormati nilai-nilai keagamaan, khususnya di momen sakral seperti bulan suci Ramadhan.

(Ariyanto/Red) PT Palangka News Jaya Mandiri.