PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA — Hal ini sangat pentingnya peningkatan edukasi kesehatan masyarakat di tengah cuaca panas yang belakangan semakin terasa.
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Okki Maulana, suhu udara yang tinggi berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan apabila tidak diantisipasi sejak dini.
“Dehidrasi menjadi salah satu risiko utama yang kerap dialami masyarakat saat beraktivitas di bawah terik matahari,”ungkap Okki.
Selain itu, cuaca panas juga dapat memicu kelelahan berlebih, gangguan pencernaan, hingga penurunan daya tahan tubuh.
“Kita upaya dalam pencegahan ini harus diiringi dengan penyampaian informasi kesehatan yang mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat,”tegasnya.
Ia mendorong dinas terkait untuk lebih aktif menyosialisasikan pola hidup sehat selama cuaca ekstrem, Rabu (04/02/2026).
Menurutnya, edukasi tidak hanya dilakukan di fasilitas kesehatan, tetapi juga melalui sekolah, komunitas, dan ruang publik.
“Ya, mengingatkan pentingnya konsumsi air putih yang cukup serta pengaturan aktivitas luar ruangan,”pesannya.
Ia mengatakan, masyarakat perlu diedukasi agar lebih peka terhadap tanda-tanda awal gangguan kesehatan akibat panas.
Di sisi lain, fasilitas layanan kesehatan diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi lonjakan keluhan masyarakat.
Okki menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat sangat diperlukan.
“Itupun ada juga edukasi yang berkelanjutan dapat menekan risiko dampak kesehatan akibat cuaca panas,
Dengan langkah preventif yang tepat, Okki optimistis masyarakat Kalteng dapat tetap sehat dan produktif meski dihadapkan pada kondisi cuaca ekstrem.
Pewarta. : Titin
PT Palangka News Jaya Mandiri

Leave a Reply