PALANGKA – NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA  — Praktik penghapusan berita secara tiba-tiba oleh sejumlah media online tanpa penjelasan yang jelas kepada publik menuai sorotan tajam. Fenomena ini memicu kekhawatiran akan merosotnya integritas jurnalisme dan potensi hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap media..19/7/2025.

Sejumlah pengamat media dan organisasi pers menyayangkan tindakan tersebut, yang dinilai bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi dan tanggung jawab publik. Apalagi jika penghapusan berita berkaitan dengan isu-isu penting, seperti dugaan korupsi, kebijakan pemerintah, atau kasus-kasus yang melibatkan pejabat publik.

“Kami menilai penghapusan berita tanpa klarifikasi merupakan bentuk pelanggaran etika jurnalistik. Ini menimbulkan kecurigaan bahwa ada intervensi atau tekanan terhadap media,” ungkap  Hadriansyah selaku ketua DPD AWPI Kalteng dalam penjelasan saat santai di warung kopi barengan.

Masyarakat kini semakin kritis terhadap media, terutama di era digital yang serba transparan. Publik berharap media menjadi ruang informasi yang jujur, independen, dan tidak tunduk pada kepentingan tertentu.

DPD Assosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kalteng menegaskan bahwa media harus mempertahankan integritasnya. Ketua DPD AWPI Kalteng, Hadriansyah, menekankan pentingnya tanggung jawab redaksi dalam menjaga setiap informasi yang sudah diterbitkan.

“Kalau ada kekeliruan dalam berita, maka mekanismenya adalah koreksi dan klarifikasi, bukan menghapus diam-diam. Penghapusan itu justru menimbulkan spekulasi negatif,” tegas Hadriansyah yang sering di panggil mangboy di dunia jurnalis .

Rilis ini juga menjadi pengingat bagi seluruh pelaku media agar senantiasa menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, menjaga transparansi, dan tidak menjadikan ruang redaksi sebagai alat kepentingan sempit.

Media yang kuat adalah yang dipercaya publik, bukan yang tunduk pada tekanan.

” Ini menurut aku yang salah tafsir, Kalau tidak mau dipraduga oleh sejumlah publik, lebih baik diam atau tidak usah mempublikasikan berita kasus kasus,” pungkas Mangboy.

Lanjut dia, ” itu semua berpaling kepada media masing masing ini tidak ada intervensi pada media orang lain, ini hanya menjaga stabilitas keamanan publik dan menjaga krebelitas  media online/Daring dan menjaga Marwah Jurnalis,” tutup mangboy.

Pewarta. : Erwansyah.

PT Palangka News Jaya Mandiri.