PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M Norkim, menyatakan dukungannya terhadap wacana Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, untuk memberlakukan kembali ujian nasional (UN).
Menurut Arif, UN dapat menjadi tolak ukur kompetensi siswa dan mencegah munculnya lulusan yang tidak berkualitas. Ia menilai, absennya ujian akhir di satuan pendidikan selama ini menimbulkan dampak negatif.
Arif mengungkapkan kekhawatirannya terhadap minimnya motivasi belajar siswa akibat tidak adanya ujian akhir. Siswa cenderung merasa pasti lulus tanpa perlu belajar giat, sehingga waktu belajar di rumah menjadi berkurang.
“UN, menurut saya, akan menjadi pendorong bagi siswa untuk belajar lebih rajin dan meningkatkan kompetensi mereka,” katanya, Rabu (5/2/2025)
Dengan adanya UN, seluruh kompetensi siswa akan diuji, sehingga kualitas setiap individu dapat terukur. Selain itu, UN juga akan menciptakan kompetisi positif antar siswa, mendorong mereka untuk berlomba-lomba meraih hasil terbaik demi kebanggaan diri dan nilai yang baik untuk jenjang pendidikan selanjutnya.
Hal ini akan memacu mereka untuk lebih giat belajar, baik secara mandiri maupun melalui bimbingan belajar.
Arif berharap pemerintah pusat melakukan sosialisasi yang matang sebelum benar-benar menerapkan kembali UN. Sosialisasi ini penting agar siswa tidak terkejut dan memiliki waktu untuk mempersiapkan diri belajar lebih giat.
Ia menekankan bahwa UN bukan beban, melainkan pendorong terciptanya generasi berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Ia menambahkan bahwa UN dapat menjadi filter untuk memastikan kualitas lulusan. Dengan adanya standar kompetensi nasional yang terukur, kualitas pendidikan di Indonesia diharapkan dapat meningkat. UN juga dapat menjadi acuan bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Arif optimistis bahwa dengan adanya UN, kualitas pendidikan di Indonesia akan meningkat dan menghasilkan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan global.
“Saya berharap pemerintah dapat mempertimbangkan aspek-aspek penting seperti kesiapan infrastruktur dan guru dalam pelaksanaan UN nantinya,” pungkasnya.
Pewarta : Titin
PT Palangka News Jaya Mandiri

Leave a Reply