PALANGKA-NEWS.CO.ID, BUNTOK -Ustadz Herman mengupas tuntas makna Puasa Ramadhan dan Zakat Fitrah.
Pasalnya. Puasa Ramadhan adalah perkara Rukun Islam yang ke Tiga, dan Zakat Fitrah Rukun Islam yang ke Empat hukumnya wajib bagi seluruh umat Islam.
Menurut Ustadz Rukun Islam itu ada 5 (Lima) perkara. Pertama adalah 1. Syahadat
2. Sholat / Sembahyang
3. Puasa dan
4. Zakat / Fitrah
5. Haji bagi yang mampu.
PERTANYAAN :
Kenapa bulan Ramadhan disebut bulan Suci?
JAWAB :
Karena bulan Ramadhan mengandung makna dari pada hidayah dan hikmah serta berkah dan ampunan dari Allah SWT.
“Disinilah kita mengambil arti dari pada makna isi kandungan puasa di bulan Ramadhan yang di sebut bulan SUCI,” ujarnya.
Ustadz Herman menguraikan makna Puasa ada beberapa hal pertama adalah :
a. Menahan lapar dan dahaga atau haus
b. Menahan diri dari emosional
c. Menjauhkan diri dari perbutan yang keji dan mungkar.
d. Menghindari penglihatan mata dari pandangan sirik
e. Menghindari perkataan yang tidak baik keluar dari mulut
f. Menghindari pendengaran gosip yang tidak baik dari telinga
g. Menghindari penciuman aroma atau berita hoax.
h. Menghindari perbuatan batang tubuh agar tidak melakukan perbuatan yang dilarang oleh agama Islam
i. Menghindari gumam hati berprasangka tidak baik kepada orang lain.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga saja namun, perihal di atas tersebut sudah jelas diuraikan,” tuturnya.
PENJELASAN ZAKAT FITRAH :
Zakat Fitrah adalah. Zakat Badan dilakukan setahun sekali tepat di bulan suci Ramadhan. Sebab Zakat Fitrah! Rukun Islam yang ke Empat, bertujuan guna untuk melengkapi penyempurnaan puasa.
“Semoga saja dengan amal ibadah kita puasa di bulan suci Ramadhan ini sekaligus mengeluarkan Zakat Fitrah kita diterima Allah SWT disisinya, dan di ampuni segala dosa dan kesalahan selama hidup sampai di hari Yaumil Mahsyar,” Amiin-amiin ucap Ustadz Herman dalam do’a nya.
Pewarta : H. Assjian
PT. Palangka-News. Jaya Mandiri.

Leave a Reply