PALANGKA – NEWS CO.ID, PALANGKA RAYA – Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalimantan Tengah mulai mematangkan persiapan atlet dayung melalui Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda). Persiapan ini dilakukan untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) di Karawang, Jawa Barat, November 2026, dengan target merebut medali emas.

Ketua PODSI Kalteng, Juni Gultom, mengatakan bahwa Pelatda menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemampuan, kekuatan fisik, teknik, serta mental bertanding para atlet sebelum menghadapi kompetisi nasional. 2/11/2026.

Menurutnya, persiapan harus dilakukan secara serius dan terukur. Target meraih emas bukan sekadar harapan, tetapi harus diperjuangkan melalui latihan disiplin, kerja keras, dan kekompakan seluruh atlet maupun tim pelatih.

“Target kita bukan sekadar ikut bertanding, tetapi bagaimana atlet dayung Kalteng mampu meraih prestasi dan membawa pulang medali emas. Karena itu, seluruh atlet harus mengikuti Pelatda dengan disiplin, menjaga kesehatan, meningkatkan kemampuan teknik, serta memiliki mental juara,” tegas Juni Gultom.

Ia juga berharap para atlet memahami bahwa mereka merupakan putra-putri pilihan yang membawa kehormatan daerah.

“Ini adalah kesempatan sekaligus tanggung jawab besar. Kami ingin atlet dayung Kalteng tidak hanya berjaya di tingkat nasional, tetapi ke depan mampu menembus prestasi internasional. Kuncinya adalah kerja keras, kekompakan, disiplin, dan semangat pantang menyerah,” tambahnya.

Sementara itu, Tim Pengawas Dayung, Hasanuddin Noor, menyampaikan bahwa terdapat 17 atlet dayung yang dipersiapkan untuk mengikuti Pelatda dan berlaga membawa nama Kalimantan Tengah pada PON di Jawa Barat.

Ia menegaskan, Pelatda bukan hanya tempat meningkatkan kemampuan olahraga, tetapi juga membentuk karakter dan tanggung jawab atlet.

“Ke-17 atlet yang terpilih harus benar-benar menjaga disiplin, kesehatan, serta tanggung jawab sebagai atlet dayung yang membawa nama Kalimantan Tengah. Mereka harus menyadari bahwa kesempatan ini merupakan kepercayaan dan kehormatan untuk mewakili daerah,” tegas Hasanuddin Noor.

Ia juga berharap seluruh atlet mampu mengikuti program latihan dengan sungguh-sungguh, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi arahan pelatih dan tim pengawas.

Menurutnya, atlet yang dipersiapkan hari ini bukan hanya ditargetkan mampu berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga diharapkan menjadi generasi atlet dayung Kalimantan Tengah yang kelak mampu bersaing hingga tingkat internasional.

PODSI Kalteng berharap perjuangan 17 atlet tersebut dapat membuahkan hasil terbaik. Dukungan organisasi, pelatih, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita mengharumkan nama Kalimantan Tengah melalui prestasi olahraga dayung.

Target emas 2026 menjadi tantangan sekaligus motivasi. Kini, kedisiplinan, kerja keras, dan tanggung jawab para atlet menjadi kunci untuk membuktikan bahwa Kalimantan Tengah mampu bersaing dan meraih kejayaan di arena dayung nasional.

Desi Arisandi, M.Pd.

PT Palangka News Jaya Mandiri.