Kasongan — Rumah tangga AS nyaris bubar setelah istrinya mendapat informasi dari L yang menuding AS pernah mengidap penyakit sifilis. Tudingan tersebut memicu pertengkaran hebat pasangan suami istri hingga AS memilih keluar dari rumah.
Perselisihan itu akhirnya berujung perdamaian antara AS dan L di Mapolsek Katingan Hilir, Kamis (22/10/2026). Perdamaian dimediasi langsung oleh Ipda Muklisin setelah polisi dua kali memanggil kedua pihak untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
AS menilai tudingan L telah mencemarkan nama baiknya. Terlebih, informasi tersebut disampaikan kepada istrinya yang merupakan adik kandung L.
“Entah apa motifnya ia selalu mencemarkan nama baik saya,” ujar AS.
Menurut AS, persoalan memuncak setelah istrinya mengetahui tudingan bahwa dirinya pernah mengidap sifilis. Informasi tersebut membuat sang istri marah dan mempertanyakan kebenaran tudingan itu.
Pertengkaran hebat pun terjadi. Dalam kondisi emosi, pakaian AS bahkan dihamburkan hingga persoalan tersebut mengancam keutuhan rumah tangga mereka.
“Saya sempat keluar dari rumah akibat peristiwa tersebut,” ujarnya.
AS mengaku persoalan itu bukan pertama kali terjadi. Ia menilai L kerap menyampaikan pernyataan yang merugikan nama baiknya di hadapan sang istri.
Pihak kepolisian kemudian memanggil kedua pihak sebanyak dua kali. Dalam proses mediasi, keduanya akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan secara damai.
L juga sepakat tidak mengulangi perbuatan yang dinilai merugikan nama baik AS. Kesepakatan tersebut menjadi titik akhir perselisihan yang sebelumnya telah menyeret persoalan pribadi hingga mengancam rumah tangga AS.
“Intinya saya hanya ingin ada efek jera agar yang bersangkutan tidak mengulangi perbuatan itu,” tegas AS.

Leave a Reply