Palangka Raya – Nama tokoh muda asal Kalimantan Tengah (Kalteng), Ahmada Dahlan, mulai diperbincangkan dalam dinamika politik nasional.
Ia disebut-sebut berpotensi masuk dalam bursa calon wakil menteri di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Munculnya nama Ahmada Dahlan tidak terlepas dari rekam jejaknya dalam organisasi kepemudaan, aktivisme mahasiswa, serta keterlibatannya dalam berbagai kegiatan politik.
Selain aktif di tingkat daerah, ia juga disebut memiliki jejaring dengan sejumlah tokoh Alumni HMI Nasional.
Dua nama yang dikaitkan dengan jejaring tersebut adalah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.
Namun, kabar mengenai peluang Ahmada Dahlan menduduki posisi wakil menteri tersebut masih sebatas informasi yang beredar dan belum disertai konfirmasi resmi mengenai pencalonan maupun penunjukannya.
Dukungan terhadap keterwakilan tokoh muda Kalimantan di tingkat nasional turut disampaikan oleh Denni Rahmadani, salah satu tokoh pemuda Kalimantan Barat.
Menurut Denni, pengalaman organisasi dan jejaring yang dimiliki Ahmada Dahlan menjadi bagian dari rekam jejak yang dapat diperhitungkan dalam mendorong keterwakilan pemuda daerah di pemerintahan pusat.
“Ahmada Dahlan merupakan representasi figur muda Kalimantan yang memiliki rekam jejak kepemimpinan di daerah serta jejaring nasional. Sosok seperti beliau diharapkan dapat membawa aspirasi dan potensi pemuda daerah ke tingkat kebijakan nasional,” ujar Denni Rahmadani, dikutip Minggu (11/10/2026).dipublikasikan 14/10/2026.
Ia menilai keterlibatan tokoh muda dari daerah dalam pemerintahan pusat dapat menjadi salah satu ruang untuk memperkuat penyampaian aspirasi masyarakat, khususnya generasi muda di Kalimantan.
Ahmada Dahlan dikenal aktif dalam berbagai organisasi sejak masa perkuliahan.
Pengalamannya mencakup bidang kemahasiswaan, kepemudaan, kemasyarakatan, hingga kegiatan politik.
Dalam bidang politik dan pemenangan, Ahmada tercatat pernah menjadi Koordinator Relawan Praja Muda (Pemuda Prabowo-Hatta) Kalimantan Tengah pada Pemilihan Presiden 2014.
Ia juga pernah menjabat sebagai Koordinator Relawan Milenial Prabowo-Sandi Kalimantan Tengah pada Pilpres 2019.
Di lingkungan kampus, Ahmada pernah menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa UIN Palangka Raya periode 2013–2014.
Ia juga pernah menjadi Ketua Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) UIN Palangka Raya.
Sementara itu, kiprahnya di organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan berlanjut hingga saat ini.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, Ahmada menjabat sebagai Sekretaris Umum Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Kalimantan Tengah sejak 2025 dan Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Tengah pada periode yang sama.
Ia juga tercatat sebagai pengurus Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Kalimantan Tengah untuk periode 2026–2031.
Selain itu, Ahmada pernah menjabat sebagai Ketua Umum Forum Pemuda dan Pelajar Kotawaringin serta menjadi pengurus Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam bidang lingkungan dan pengembangan masyarakat, ia juga pernah memimpin organisasi Pemuda Jaga Alam Kalteng.
Di sisi lain, Ahmada aktif sebagai anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Palangka Raya.
Dengan pengalaman di berbagai organisasi tersebut, Ahmada Dahlan dinilai oleh sejumlah kalangan sebagai salah satu figur muda daerah yang memiliki pengalaman dalam aktivitas kemasyarakatan dan kepemudaan.
Kehadirannya dalam pembicaraan mengenai calon pejabat di tingkat nasional juga memunculkan harapan agar generasi muda dari Kalimantan memperoleh ruang lebih besar dalam proses pengambilan kebijakan strategis.
Keterwakilan tokoh daerah di pemerintahan pusat diharapkan dapat membuka peluang bagi penyampaian aspirasi masyarakat, termasuk terkait pembangunan wilayah, pemberdayaan pemuda, serta pemerataan pembangunan di Kalimantan..
Desi Arisandi, M.Pd.
PT Palangka News Jaya Mandiri.

Leave a Reply