PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Di tengah kebijakan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan pesan penting kepada organisasi kepemudaan dan mahasiswa agar tetap berperan aktif dalam pembangunan daerah.

Pertemuan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 29-3-2026 di Istana Isen Mulang rujab gubernur Kalteng di publikasikan 30/3/2026.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa efisiensi anggaran bukan menjadi alasan untuk menurunkan semangat kontribusi generasi muda. Justru sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi momentum untuk meningkatkan kreativitas, inovasi, dan kemandirian dalam berbagai kegiatan sosial maupun pembangunan.

“Pemuda dan mahasiswa adalah agen perubahan. Di tengah keterbatasan anggaran, peran aktif dan ide-ide kreatif sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah dalam membangun Kalimantan Tengah,” ujar Gubernur.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan organisasi pemuda dan mahasiswa. Kolaborasi yang baik dinilai mampu menciptakan program-program yang tepat sasaran, meskipun dengan dukungan anggaran yang terbatas.

Selain itu, Gubernur mengajak seluruh elemen pemuda untuk tetap menjaga stabilitas sosial, memperkuat persatuan, serta berperan dalam mengedukasi masyarakat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

Perwakilan organisasi pemuda dan mahasiswa yang hadir menyambut baik arahan tersebut. Mereka menyatakan komitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah serta menghadirkan gagasan-gagasan konstruktif demi kemajuan Kalimantan Tengah.

Dengan adanya komunikasi yang baik antara pemerintah dan generasi muda, diharapkan efisiensi APBD tidak menghambat laju pembangunan, melainkan menjadi pemicu lahirnya inovasi dan kolaborasi yang lebih kuat di Bumi Tambun Bungai.

(Titin) PT Palangka News Jaya Mandiri.