PALANGKA-NEWS.CO.ID, TAMIANG LAYANG – Pantauan langsung awak media dilapangan hari ini, Kamis, 4 Desember 2025, panjang antrian BBM Pertalite di SPBU Longkang lebih dari 1 Km.

Terlihat dari arah Tamiang Layang – SPBU Longkang, panjang antrian melewati Gereja Hermon, sementara dari arah Pasar Panas – SPBU Longkang, panjang antrian melewati Perumahan Pondok Indah.

Menurut Anang, salah seorang Pelansir BBM, Ada 3 faktor yang menjadi penyebab antrian panjang..

Antrian mobil pelangsir

Pertama, SPBU Longkang untuk BBM Pertalite dan Pertamax tidak buka sehari sebelumnya, Rabu, 13 Desember 2025 dikarenakan Mobil Pengangkut BBM Pertalite mengalami kerusakan di sekitar Margasari Kalsel, kata Anang

Kedua, mesin Barcode pengisian BBM Pertalite di SPBU Kunding mengalami kerusakan sehingga para Pelansir Kunding turut antri di SPBU Longkang, katanya.

Ketiga, adanya pembatasan pembelian BBM Pertamax. Setiap mobil hanya diperbolehkan mengisi Rp. 300.000,- atau sekitar kurang dari 23 liter, ditambah lagi pengisian BBM Pertamax hanya 2 kali dalam 1 Minggu, ucap Anang.

Akibat sulitnya mendapatkan BBM menyebabkan harga eceran diwarung-warung/kios-kios di Bartim cukup tinggi. Harga Pertalite berkisar Rp. 15.000,- – Rp. 20.000,-. Harga Pertamax berkisar Rp. 18.000,- – Rp. 25.000,-,
Semakin kepelosok semakin mahal, ujar Anang.

Antrian isi BBM para pelangsir

Membuktikan sulitnya mendapatkan BBM, awak media ikut antri BBM Pertalite, mulai pukul 8.09 WIB hingga pengisian dan keluar SPBU sekitar pukul 13.02 WIB atau sekitar kurang lebih 5 jam

Pewarta : Yuliana