PALANGKA-NEWS.CO.ID, MURUNG RAYA – Forum Partisipasi Publik Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kabupaten Murung Raya kembali melaksanakan pelatihan pemberdayaan perempuan melalui keterampilan kerajinan rotan. Puluhan ibu rumah tangga dari berbagai desa mengikuti kegiatan ini untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha baru.

Pelatihan digelar pada Selasa (22/7/2025) di Aula Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Murung Raya. Rotan dipilih sebagai bahan utama pelatihan karena merupakan sumber daya lokal yang mudah ditemukan serta memiliki potensi nilai jual tinggi jika diolah dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diperkenalkan teknik dasar mengolah rotan hingga pembuatan produk jadi, seperti tas, tikar, dan keranjang. Pelatihan ini dirancang agar peserta bukan hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan langsung keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha rumahan berkelanjutan.

Ketua Forum PUSPA Murung Raya, yang juga Wakil Ketua I DPRD Mura, Dina Maulidah, S.HI., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata untuk meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan. “Kami berharap ibu-ibu bisa memanfaatkan keterampilan ini untuk membantu perekonomian keluarga. Rotan tidak hanya sebagai bahan mentah, tetapi dapat menjadi produk kreatif dengan nilai ekonomi tinggi,” ujarnya.

Diskop UKM Perindag Murung Raya turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pelatihan. Pemerintah daerah menekankan pentingnya tindak lanjut berupa pembinaan, pendampingan pemasaran, hingga pembentukan kelompok usaha bersama agar keterampilan yang diperoleh bisa terus dikembangkan dan memberikan manfaat jangka panjang.

Dina Maulidah menambahkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi selama pelatihan berlangsung. Peserta dinilai berkomitmen untuk mengembangkan keterampilan baru tersebut dan memproduksi kerajinan rotan yang berpotensi layak jual di pasar lokal maupun luar daerah.

“Forum PUSPA Mura berkomitmen memperkuat peran perempuan di sektor ekonomi kreatif. Harapannya, mereka dapat semakin berdaya dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui usaha berbasis keterampilan,” tutup Dina.

Reporter : Pendi
Editor : Redaksi Palangka-news