PALANGKA-NEWS.CO.ID, BUNTOK – Aktivitas ratusan lanting diduga tambang ilegal di sepanjang aliran Sungai Barito tepat nya di kecamatan dusun selatan Kabupaten Barito Selatan Kalimantan Tengah, kembali menjadi sorotan masyarakat. Aktivitas tersebut disebut berlangsung secara terang-terangan dan menimbulkan pertanyaan publik mengenai efektivitas pengawasan serta penegakan hukum di wilayah Kabupaten Barito Selatan.2/11/25
Sejumlah warga setempat mengaku resah dengan operasi penambangan tanpa izin yang dinilai berpotensi merusak lingkungan dan kualitas air sungai. Mereka juga mempertanyakan respons aparat penegak hukum setempat terhadap fenomena ini.
“Di lapangan, aktivitas lanting tambang itu terlihat berjalan setiap hari. Kami berharap kepolisian dan pemerintah daerah memberikan perhatian serius,” ujar salah satu tokoh masyarakat Barsel yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Minggu 2/11/2025.
Menurut warga, potensi dampak lingkungan seperti kerusakan ekosistem sungai, penurunan kualitas air, hingga potensi konflik sosial menjadi alasan mendesak untuk dilakukan penindakan. Mereka juga menilai perlu adanya tindakan tegas agar kegiatan ilegal tidak semakin meluas.

Pemerhati lingkungan Kalimantan Tengah menambahkan bahwa Sungai Barito merupakan jalur vital masyarakat dan menjadi sumber kehidupan yang harus dijaga kelestariannya. “Jika penambangan tanpa izin terus dibiarkan, kerusakan bisa semakin parah dan berdampak jangka panjang,” ucapnya.
Pihak media ini pada tanggal 2//11/2025 jam 14.15 wib menghubungi wa kepala DLH Provkalteng tidak ada respon baik SMS pun tidak dibalas .
Sehingga berita ini kami tayangkan, belum ada resmi kami hubungi pihak Polres Barito Selatan .
Pewarta. : Red pknews
PT Palangka News Jaya Mandiri.


