PALANGKA -NEWS.CO.ID, MURUNG RAYA – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Murung Raya dalam beberapa hari terakhir memicu banjir di sejumlah desa. Beberapa permukiman warga terendam banjir, meski hingga kini belum ada laporan korban jiwa.

Anghota Komisi ll DPRD Murung Raya, FREDRICH D. YOGA.S,H,. M.H,. mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

“Curah hujan masih cukup tinggi, kita minta warga berhati-hati dan selalu waspada terhadap potensi banjir maupun tanah longsor,” ujarnya, YOGA Rabu (20/8/2025).

Berdasarkan laporan warga, di Desa Nono Kliwon, Kecamatan Tanah Siang, banjir merendam sedikitnya 40 rumah dan memaksa 60 kepala keluarga mengungsi. Kondisi serupa juga terjadi di Desa Olung Ulu, Kecamatan Tanah Siang, serta Desa Bantian, Kecamatan Sungai Babuat. Ketinggian air tercatat bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga hampir 3 meter di beberapa titik.

Seorang warga Desa Nono Kliwon mengaku khawatir apabila hujan deras masih terus berlangsung.

“Air naik cukup cepat tadi malam, kami terpaksa mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi,” ungkap YOGA.

Pemerintah daerah melalui BPBD Murung Raya telah menerima laporan dan melakukan monitoring langsung di lapangan. Tim gabungan juga disiagakan untuk membantu proses evakuasi dan penanganan warga terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih mengguyur beberapa wilayah Murung Raya. Masyarakat diimbau tetap siaga terhadap kemungkinan banjir susulan maupun bencana alam lainnya.

Reporter : Pendi