PALANGKA- NEWS.CO.ID, MURUNG RAYA, – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Johansyah, S.E., M.I.P., menegaskan bahwa kegiatan studi banding pemerintah desa ke berbagai daerah harus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pernyataan ini disampaikannya pada Senin, 01/12/2025.
Johansyah berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan studi banding dapat diterapkan secara nyata di desa, bukan sekadar menjadi perjalanan wisata yang menghabiskan anggaran negara.
“Tidak sedikit dana negara yang dikeluarkan untuk kegiatan studi banding, namun hasilnya sering kali tidak sesuai harapan. Kita harus memastikan bahwa ilmu yang diperoleh dapat diterapkan untuk kepentingan masyarakat,” tegas Johansyah.
Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk turun langsung mengunjungi desa-desa yang baru mengikuti bimbingan teknis (bimtek) dan studi ke luar daerah, untuk menilai implementasi hasil kegiatan tersebut.
Apabila tidak ditemukan adanya kemajuan maupun peningkatan pelayanan terhadap masyarakat, Johansyah menyatakan siap mengusulkan evaluasi kinerja kepala desa kepada pihak terkait.
Wakil Ketua Komisi II DPRD ini juga menyoroti kondisi sejumlah desa yang dinilai belum memperlihatkan perkembangan berarti. Masih banyak infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan fasilitas air bersih yang tidak terawat.
Bahkan, pembersihan di sekitar jalan desa nyaris tidak pernah terlihat, yang menurutnya menjadi salah satu indikator rendahnya kepedulian terhadap pembangunan desa.
“Dengan kondisi seperti ini, bagaimana kita bisa menyebut desa tersebut sebagai Desa Maju atau Mandiri? Pembangunan desa harus berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat, bukan hanya menguntungkan pribadi atau menjadi ajang piknik selfie,” pungkas Johansyah.
Reporter : Pendi
Editor :Redalsi Palangka-news

Leave a Reply