PALANGKA- NEWS.CO.ID, LAMANDAU –
Suasana malam peringatan HUT ke-61 Partai Golkar Kabupaten Lamandau benar-benar berubah menjadi lautan kegembiraan dan warna-warni hiburan rakyat. Sorak tepuk tangan penonton menggema ketika Dede Yusuf diumumkan sebagai Juara 1 Lomba Nyanyi Dangdut — yang diadakan selama dua malam, 18–19 Oktober 2025, mengalahkan 42 peserta lain yang tampil penuh semangat di atas panggung megah penuh gemerlap.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati hari lahir Partai Golkar ini berlangsung meriah, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lamandau H. Hendra Lesmana, Ketua DPRD Kabupaten Lamandau Herianto Gerson, serta jajaran pengurus dan kader Partai Golkar dari berbagai kecamatan.

Dalam sambutannya, H. Hendra Lesmana menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia dan peserta yang telah memeriahkan perayaan HUT ke-61 tersebut.
> “Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tapi juga menjadi wadah kreativitas dan hiburan bagi masyarakat Lamandau. Kami sangat mengapresiasi antusiasme peserta, dan semoga tahun depan acara seperti ini bisa lebih besar dan lebih baik lagi,” ujar Hendra Lesmana dengan semangat.
Puncak acara berlangsung menegangkan saat dewan juri mengumumkan hasil akhir. Dede Yusuf, dengan suara khasnya yang lembut namun bertenaga, sukses membius penonton dan juri dengan lagu dangdut penuh penghayatan. Ia keluar sebagai Juara 1 dan menerima hadiah berupa satu unit motor listrik serta uang pembinaan langsung dari Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lamandau.
Dalam wawancaranya, Dede Yusuf tampak haru dan bahagia.
> “Terima kasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan kepada tim juri yang telah memberikan penilaian objektif. Saya tidak menyangka bisa menjadi yang terbaik dari 43 peserta. Dan terima kasih khusus kepada Bapak H. Hendra Lesmana yang telah memberi inspirasi dan hadiah luar biasa berupa motor listrik serta uang pembinaan,” ungkap Dede penuh rasa syukur.
Ia juga berharap agar Partai Golkar Kabupaten Lamandau terus solid, maju, dan selalu hadir di tengah masyarakat dengan kegiatan yang positif dan membangun semangat kebersamaan.
Menambahkan suasana semangat tersebut, Much Bachtiar Rifai, M.Pd — yang akrab disapa Gus Rifai, menyampaikan pandangan bijaknya terkait penyelenggaraan lomba dangdut tersebut.
> “Event seperti ini sangat baik karena menjadi ajang olah dan asah potensi seni masyarakat Lamandau. Namun perlu diingat, esensi lomba dangdut bukan pada jogetnya, apalagi sampai menimbulkan hal-hal negatif seperti perkelahian yang sering terjadi di luar sana. Justru dari sini kita ingin membangun budaya hiburan yang beretika, berdaya, dan bermartabat,” tegas Gus Rifai yang juga dikenal sebagai tokoh muda Lamandau.
Perayaan HUT Partai Golkar ke-61 di Lamandau kali ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi simbol bahwa politik bisa hadir dengan wajah kebudayaan dan kegembiraan. Dari panggung musik dangdut inilah, suara rakyat dan semangat kebersamaan kembali bergema — menandai perjalanan panjang Partai Golkar yang tetap berwarna, bersahabat, dan berpihak pada masyarakat. (MBR–TMJ, Kabiro Lamandau)

Leave a Reply