PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menjaga marwah partai. Melalui forum tersebut, jajaran pengurus mengajak seluruh kader mempererat persatuan, meningkatkan loyalitas, dan terus mengabdi kepada masyarakat.
Musda XI Golkar tidak hanya menjadi agenda pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat organisasi menghadapi berbagai agenda politik maupun pembangunan di Kalimantan Tengah.
Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah Edy Pratowo menegaskan bahwa Musda harus menghasilkan kepengurusan yang solid serta mampu menjaga kebersamaan di seluruh tingkatan partai.
“Musda XI harus menjadi momentum mempererat persatuan dan menjaga marwah Partai Golkar. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam organisasi, namun setelah Musda selesai seluruh kader harus kembali bersatu, saling mendukung, dan bekerja bersama untuk kepentingan partai serta masyarakat,” ujar Edy Pratowo.
Perkuat Etika Organisasi
Edy mengajak seluruh kader menjaga etika organisasi serta mengedepankan semangat musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan.
Menurutnya, Partai Golkar harus terus mempertahankan citra sebagai partai yang matang, modern, dan dekat dengan masyarakat.
Ia juga menilai kekompakan kader menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan politik sekaligus mendukung pembangunan di Kalimantan Tengah.
Dengan semangat kebersamaan, Golkar diharapkan mampu terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Fairid Naparin Ajak Kader Tetap Solid
Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya Fairid Naparin, S.E., turut mengajak seluruh kader menjaga persatuan dan menghormati proses demokrasi organisasi selama Musda berlangsung.
“Musda XI bukan hanya forum memilih kepengurusan, tetapi menjadi momentum memperkuat persatuan, soliditas, dan menjaga marwah Partai Golkar. Saya mengajak seluruh kader untuk mengedepankan semangat kekeluargaan, menghormati proses demokrasi organisasi, serta tetap bersatu demi kemajuan Partai Golkar dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” ujar Fairid Naparin.
Fairid menegaskan bahwa setiap dinamika organisasi harus menjadi bagian dari proses pendewasaan partai.
“Marwah Partai Golkar adalah tanggung jawab kita bersama. Perbedaan pendapat dalam Musda merupakan bagian dari dinamika organisasi, namun setelah proses selesai seluruh kader harus kembali bergandengan tangan, memperkuat konsolidasi, dan bekerja nyata untuk masyarakat. Golkar akan semakin besar jika kadernya tetap solid dan menjaga etika organisasi,” tegas Fairid Naparin.
Musda Diharapkan Perkuat Organisasi
Melalui Musda XI, Partai Golkar Kalimantan Tengah berharap lahir kepengurusan yang kuat, solid, dan mampu melanjutkan program organisasi secara berkesinambungan.
Konsolidasi internal yang semakin baik diharapkan memperkuat peran Partai Golkar dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.
Editor: Redaksi Palangka-News
PT Palangka News Jaya Mandiri

Leave a Reply Cancel reply