PALANGKA-NEWS.CO.ID, LAMANDAU – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif saat perayaan Hari Paskah, Polres Lamandau bersama TNI dari Kodim 1017/Lamandau dan Sat Brimob Kompi 4 Batalyon B Pelopor melaksanakan patroli gabungan di sejumlah gereja, Jumat (3/4/2026).
Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas TNI-Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang tengah melaksanakan ibadah Paskah. Dalam patroli tersebut, personel gabungan melakukan pemantauan situasi di sekitar gereja, pengamanan lingkungan, serta pengaturan arus lalu lintas guna memastikan jalannya ibadah berlangsung tertib, lancar, dan khidmat.
Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono, S.I.K., M.H., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
“Patroli gabungan ini adalah upaya preventif guna memberikan jaminan keamanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya saudara-saudara kita umat Kristiani yang merayakan Hari Paskah,” ujarnya.
Selain itu, aparat keamanan juga aktif berkoordinasi dengan pengurus gereja serta masyarakat setempat untuk bersama-sama menjaga stabilitas lingkungan. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa tenang sehingga ibadah dapat berlangsung dengan penuh kekhusyukan.
Secara umum, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Lamandau selama perayaan Hari Paskah terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan yang berkelanjutan.
Sementara itu, salah satu umat Kristiani, Dedi Dilando, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada aparat keamanan.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan Polri, khususnya Polres Lamandau, yang telah memberikan pelayanan terbaik. Kami merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan ibadah Paskah,” ungkapnya.
Apresiasi juga datang dari Ketua PC ISNU Lamandau, Much Bachtiar Rifa’i, S.Ag., M.Pd., yang akrab disapa Gus Rifai. Ia menilai kehadiran aparat keamanan dalam momentum keagamaan merupakan simbol kuat hadirnya negara dalam menjamin kebebasan beribadah.
“Langkah yang dilakukan TNI-Polri ini patut diapresiasi. Ini bukan sekadar pengamanan, tetapi juga bentuk nyata komitmen menjaga toleransi, kerukunan, dan persatuan di tengah masyarakat yang majemuk,” ujar Gus Rifai.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi lintas sektor seperti ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.
“Kehadiran negara melalui aparatnya di tengah masyarakat dalam momen-momen penting keagamaan menjadi pesan kuat bahwa Indonesia adalah rumah bersama. Kita berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga demi terciptanya kedamaian dan harmoni sosial yang berkelanjutan,” pungkasnya. (GR/TM Biro Lamandau)
