Murung Raya – Pemerintah Kabupaten Murung Raya secara resmi meluruskan berita yang menyebar luas di media sosial yang menyebutkan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di daerah ini disebabkan oleh aktivitas para pendulang emas. Informasi tersebut dinyatakan tidak benar dan dikategorikan sebagai berita bohong atau hoaks.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, di Puruk Cau, pada Jumat, (18/9/2026), guna mengoreksi pemahaman yang berkembang di tengah masyarakat belakangan ini.

Informasi yang beredar mengaitkan langsung kegiatan pertambangan emas rakyat sebagai penyebab utama menipisnya hingga habisnya stok Pertalite di sejumlah titik penyalur. Hal ini dinilai menyesatkan dan berpotensi menimbulkan kegelisahan serta kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Bupati Heriyus menjelaskan bahwa penjelasan yang pernah disampaikannya sebelumnya justru mengarah pada praktik penyaluran BBM yang tidak sesuai aturan, bukan pada kegiatan pendulang emas itu sendiri.

“Apa yang saya sampaikan sebelumnya mengarah pada praktik penyaluran BBM yang tidak tertib, di mana ada pihak-pihak yang menjual bahan bakar tersebut untuk kebutuhan operasional alat berat maupun mesin kegiatan lainnya. Bukan berarti aktivitas pendulang emas itulah yang menghabiskan stok Pertalite di pasaran,” tegas Bupati.

“Saya tidak pernah menyatakan kelangkaan ini terjadi karena para pendulang emas menggunakan BBM. Itu pemahaman yang dipelintir. Masalahnya ada pada penyaluran yang tidak sesuai ketentuan, bukan pada kegiatan warga itu sendiri,” lanjutnya menegaskan.

Pemerintah daerah menegaskan pula bahwa pernyataan yang beredar telah terdistorsi dari konteks pembicaraan yang sebenarnya, sehingga melahirkan kesimpulan yang keliru.

Menyikakapi hal ini, Bupati mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah percaya serta ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat diharapkan senantiasa memperoleh informasi hanya dari sumber resmi dan terpercaya, termasuk siaran pers serta pengumuman langsung dari Pemerintah Kabupaten Murung Raya.

“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga ketenangan, tidak memperkeruh suasana, serta bersikap bijak dalam menerima maupun membagikan informasi di media sosial,” pesan Bupati Heriyus.

Pemerintah daerah juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang tidak benar dapat melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Pemerintah berharap seluruh warga turut berperan serta menjaga kondusivitas dan keharmonisan di wilayah Murung Raya.

Pendi : PT Palangka News Jaya Mandiri.