PALANGKA-NEWS.CO.ID, MURUNG RAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya menyalurkan bantuan logistik kepada korban kebakaran rumah di Desa Tumbang Bana, Kecamatan Laung Tuhup, Minggu (19/7/2026).
BPBD Murung Raya bergerak setelah menerima laporan kebakaran dan melakukan asesmen di lokasi kejadian. Petugas mendata kondisi korban, tingkat kerusakan rumah, serta kebutuhan mendesak setelah musibah tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Murung Raya, Dong, mengatakan kebakaran terjadi pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan api diduga berasal dari bagian dapur rumah korban.
Kebakaran Rumah di Tumbang Bana Diduga Berawal dari Bara Api
Dong menjelaskan rumah yang terbakar memiliki dapur berbahan kayu. Setelah korban selesai memasak, bara api diduga masih tersisa dan kembali membesar saat malam hari.
“Saat korban sedang tertidur, bara api tersebut diduga menyulut material yang mudah terbakar hingga api membesar dan menghanguskan bangunan rumah,” ujar Dong.
Warga sekitar kemudian membantu melakukan pemadaman secara mandiri. Upaya tersebut berhasil mengendalikan api sehingga tidak menyebar ke rumah lain di sekitar lokasi.
BPBD Murung Raya memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, satu unit rumah mengalami kerusakan berat akibat terbakar.
Berdasarkan pendataan BPBD, korban terdampak merupakan satu kepala keluarga dengan satu orang penghuni. Korban bernama Arsen (59), seorang petani yang tinggal seorang diri.
Akibat kebakaran itu, Arsen kehilangan tempat tinggal serta sebagian besar barang miliknya yang berada di dalam rumah.
BPBD Murung Raya Berikan Bantuan Masa Darurat
Sebagai langkah penanganan awal, BPBD Murung Raya memberikan bantuan kebutuhan dasar kepada korban. Bantuan tersebut berupa paket bahan pangan seperti beras, minyak goreng, mi instan, gula pasir, dan kopi bubuk.
Selain kebutuhan makanan, BPBD juga menyerahkan selimut, pakaian layak pakai, perlengkapan mandi, serta matras untuk membantu korban selama masa tanggap darurat.
Dong berharap bantuan tersebut dapat mengurangi beban korban selama proses pemulihan. Ia memastikan BPBD Murung Raya akan terus memantau kondisi korban dan berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun instansi terkait.
“Kami akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi apabila korban membutuhkan penanganan lanjutan,” katanya.
BPBD Murung Raya juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan api, terutama pada dapur berbahan kayu atau tungku tradisional.
Masyarakat diminta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah atau beristirahat. Langkah sederhana tersebut dapat membantu mencegah risiko kebakaran.
BPBD Kabupaten Murung Raya menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan cepat dalam setiap kejadian bencana maupun kondisi darurat. Selain menangani kejadian, BPBD juga terus mendorong edukasi kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat.
Reporter: Pendi
Editor: Redaksi Palangka-News
PT Palangka News Jaya Mandiri

Leave a Reply Cancel reply