PALANGKA-NEWS.CO ID, PALANGKA RAYA – Atas Nama Pembina AWPI Kalimantan Tengah, H. M. Hasannuddin Noor, S.E., S.H., M.Si., menyatakan bahwa pelaksanaan Kongres Nasional II AWPI merupakan momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya, adat istiadat, serta potensi daerah Kalimantan Tengah kepada peserta dari berbagai provinsi kota dan kabupaten se- Indonesia, 1 Juni 2026.
Pelaksanaan Kongres Nasional II AWPI Di Palangka Raya pada bulan November pada tanggal 27,28,29 Tahun 2026.
Menurutnya, kongres Nasional II AWPI tidak hanya menjadi forum organisasi Pers untuk memperkuat konsolidasi dan profesionalisme insan pers, tetapi juga menjadi sarana promosi budaya daerah yang memiliki nilai luhur dan kearifan lokal yang patut dikenal secara nasional.
“Melalui Kongres Nasional II AWPI, kita ingin memperkenalkan budaya Kalimantan Tengah kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk menunjukkan keberagaman budaya, seni, adat istiadat, serta keramahan masyarakat Kalimantan Tengah,” ujar Hasannuddin Noor.
Ia menambahkan, Kalimantan Tengah memiliki khas kekayaan budaya Dayak yang menjadi identitas daerah dan harus terus dilestarikan serta dipromosikan kepada masyarakat luas. Kehadiran peserta kongres dari berbagai wilayah diharapkan dapat menjadi duta informasi yang membawa cerita positif tentang Kalimantan Tengah ke daerah masing-masing.
Selain itu, Hasannuddin Noor berharap Kongres Nasional II AWPI mampu mempererat persatuan seluruh insan pers di Indonesia serta memperkuat peran media dalam mendukung pembangunan bangsa yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan, profesionalisme, dan etika jurnalistik.
“Pers memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa. Karena itu, kongres ini harus menjadi wadah memperkuat solidaritas wartawan sekaligus memperkenalkan potensi daerah agar semakin dikenal di tingkat nasional,” tegasnya.
AWPI Kalimantan Tengah berkomitmen menyukseskan Kongres Nasional II AWPI dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai ajang memperkenalkan budaya, pariwisata, serta potensi pembangunan Kalimantan Tengah kepada seluruh peserta yang hadir dari berbagai penjuru Indonesia.
” Dalam Kongres Nasional II AWPI, ini kesempatan baik buat Kalimantan Tengah sebagai TUAN RUMAH melayani peserta Kongres AWPI, memperkenalkan Budaya Dayak Kalimantan (Borneo ) khususnya budaya Kalteng bahkan wisata alam Kalteng asli, “tutur Hasanuddin Noor yang sering disapa dalam bahasa Taringin Kotawaringin Barat Pangkalan Bun ‘Andak Hasan’.
Red/Titin : PT Palangka News Jaya Mandiri.

Leave a Reply Cancel reply