PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia atau AWPI Kalteng meminta aparat penegak hukum agar mengedepankan solusi dan pendekatan humanis terhadap masyarakat penambang ilegal, khususnya warga kecil yang menggantungkan hidup dari aktivitas tambang tradisional. 20-5-2026.
Ketua AWPI Kalteng menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan tidak tebang pilih. Menurutnya, aparat jangan hanya menyasar pekerja lapangan, sementara pemodal besar dan oknum yang diduga membekingi aktivitas ilegal justru tidak tersentuh hukum.
“Penegakan hukum harus berkeadilan Jangan masyarakat kecil terus yang menjadi sasaran, sementara aktor besar dan pemodalnya dibiarkan bebas,” tegasnya.
AWPI Kalteng juga meminta pemerintah daerah bersama aparat terkait mencari solusi jangka panjang, seperti pembinaan, legalisasi tambang rakyat sesuai aturan, hingga membuka lapangan pekerjaan alternatif bagi masyarakat di daerah pedalaman.
Selain itu, AWPI menilai persoalan tambang ilegal tidak bisa diselesaikan hanya dengan penindakan semata, melainkan harus disertai kebijakan sosial dan ekonomi yang berpihak kepada rakyat kecil.
“Negara harus hadir memberikan solusi. Jika memang dilarang, maka masyarakat juga perlu diberikan jalan keluar agar tetap bisa mencari nafkah secara legal dan manusiawi,” lanjutnya.
AWPI Kalteng berharap pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh pihak terkait dapat duduk bersama mencari formulasi terbaik agar persoalan tambang ilegal tidak terus berulang dan menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
(Red) PT Palangka News Jaya Mandiri

Leave a Reply Cancel reply