PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan bahwa besarnya alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp5,4 triliun tidak menjadi penghalang dalam menjalankan dan meningkatkan program pendidikan.
Justru, anggaran tersebut dioptimalkan untuk memperkuat sektor pendidikan demi menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. 30)3)2026.
Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai program strategis, mulai dari peningkatan sarana dan prasarana sekolah, kesejahteraan tenaga pendidik, hingga pemberian bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu. Pemerintah juga terus mendorong pemerataan akses pendidikan hingga ke wilayah pelosok Kalimantan Tengah.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak boleh dikompromikan. Meskipun ada efisiensi anggaran, sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya setelah pertemuan dengan OKP dan Mahasiswa kepada awak media
Ia menegaskan pemerintah provinsi tetap berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan.
“Meski APBD tahun 2026 turun menjadi Rp 5,4 triliun dari sebelumnya Rp 10,2 triliun, sektor pendidikan tetap menjadi prioritas pemerintah,”tuturnya.
Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat terus diperkuat guna memastikan seluruh program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Dengan langkah tersebut, diharapkan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah semakin meningkat dan mampu mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Melalui Beberapa program yang terus dijalankan antara lain program beasiswa bagi mahasiswa serta kebijakan sekolah gratis yang menjadi bagian dari program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
(Titin) PT Palangka News Jaya Mandiri.

Leave a Reply Cancel reply