PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Proyek peningkatan Jalan Parawe Baru yang dikerjakan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Kalimantan Tengah menuai sorotan publik. Pasalnya, proyek yang baru sekitar satu bulan dinyatakan selesai tersebut kini sudah mengalami kerusakan, dengan kondisi aspal berlubang di sejumlah titik. 6/2/2026.
Pantauan Media ini di lapangan menunjukkan, permukaan jalan yang seharusnya masih dalam kondisi prima justru tampak terkelupas dan berlubang. Kondisi ini memicu tanda tanya besar dari masyarakat terkait kualitas pekerjaan serta pengawasan proyek yang menggunakan anggaran daerah tersebut.
“Ini baru sebulan selesai, tapi sudah berlubang. Kalau seperti ini, kami sebagai pengguna jalan jelas khawatir. Jangan-jangan kualitas materialnya memang tidak sesuai spesifikasi,” ujar salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.
Lanjut dia “proyek senilai 1 M lebih itupun udah berlubang lubang belum setahun jagung, banyak raupnya,” ucapnya.
Kerusakan dini tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua, terlebih saat hujan ketika lubang jalan tertutup genangan air.
Sejumlah pihak mendesak Dinas Perkim Provkalteng untuk segera turun ke lapangan melakukan pengecekan menyeluruh, sekaligus memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait penyebab kerusakan. Selain itu, kontraktor pelaksana proyek juga diminta bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan masa pemeliharaan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Perkim Provinsi Kalimantan Tengah terkait kondisi Jalan Parawe Baru yang sudah mengalami kerusakan meski usia proyek masih terbilang sangat baru. (Red)

Leave a Reply Cancel reply