Penulis. ‘ Manghadiboy

Opini Membangun

PALANGKA-NEWS .CO. ID, KALTENG – Kritik terhadap pejabat pemerintah merupakan bagian dari kepedulian masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan. Kritik bukan untuk menjatuhkan, melainkan mengingatkan, memperbaiki kekurangan, dan mendorong kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

Namun, setiap kritik hendaknya disampaikan secara objektif, santun, berdasarkan fakta, serta disertai solusi yang masuk akal. Jangan hanya menunjukkan kesalahan tanpa memberikan jalan keluar. Kritik yang membangun harus mampu membuka ruang dialog dan melahirkan gagasan demi kemajuan bersama.

Namun tidak seharusnya menghunjat kata kotor’ terhadap pemerintah daerah, Pendemo harus ada konsep mengkritik dan solusi masukan terbaik buat pemerintah, tinggal pemerintah mengkaji dan tindak lanjutnya.

Karena Pendemo dan Pemerintah adalah manusia yang memiliki harga diri yang sama sama dihormati dihargai dan beradab.

Di sisi lain, pejabat pemerintah juga harus berjiwa besar dalam menerima kritik. Jangan menganggap setiap masukan sebagai serangan pribadi. Dengarkan aspirasi masyarakat, evaluasi kebijakan, dan buktikan melalui tindakan nyata apabila memang ada hal yang perlu diperbaiki.

Pengkritik harus berani memberikan solusi, penerima kritik harus berani berbenah diri. Keduanya memiliki tanggung jawab yang sama untuk membangun pemerintahan yang transparan, bertanggung jawab, dan mengutamakan kepentingan rakyat.

Pada akhirnya, tujuan kritik bukan mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah, melainkan bagaimana persoalan dapat diselesaikan. Sebab, kritik yang sehat melahirkan perbaikan, sedangkan sikap terbuka melahirkan kepercayaan.

Mari membangun budaya kritik yang santun, berani, objektif, dan solutif. Bukan saling menjatuhkan, melainkan bersama-sama mencari jalan terbaik untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Tim redaksi

PT Palangka News Jaya Mandiri.