PALANGKA -NEWS.CO.ID, BARITO SELATAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, bergerak menangani bencana tanah longsor yang mengganggu akses jalan penghubung empat desa. yaitu Desa Gunung Rantau, Desa Marawan Lama, Desa Marugan dan Desa Panarukan Kecamatan Dusun Utara. 17/10/2026.
Sebagai langkah penanganan di lapangan, DPUPR Barsel menurunkan alat berat jenis ekskavator untuk membantu membersihkan material longsor dan memulihkan akses jalan agar kembali dapat dilalui masyarakat.
Langkah cepat tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran mobilitas warga, terutama bagi masyarakat yang mengandalkan jalan tersebut untuk aktivitas sehari-hari, mengangkut hasil perkebunan, serta mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan ekonomi lainnya.
Penanganan longsor ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan akses transportasi sekaligus mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat di empat desa yang terdampak.
Di sisi lain, kondisi jalan yang mengalami longsor perlu mendapat perhatian lanjutan, terutama apabila masih terdapat potensi pergerakan tanah akibat hujan atau kondisi struktur tanah yang labil.
Karena itu, selain penanganan darurat, diperlukan pemeriksaan kondisi jalan dan lingkungan sekitarnya untuk memastikan akses penghubung antardesa dapat digunakan dengan aman.
Masyarakat juga diimbau tetap berhati-hati saat melintasi lokasi pekerjaan alat berat serta mengikuti arahan petugas hingga proses penanganan selesai.
Respons DPUPR Barsel ini diharapkan menjadi upaya nyata dalam menjaga konektivitas wilayah dan memastikan masyarakat di empat desa tidak terlalu lama mengalami hambatan akses transportasi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Barito Selatan, Dr. Ita Minarni, S.T., M.T., menegaskan bahwa penanganan tanah longsor pada jalan penghubung empat desa menjadi perhatian pihaknya agar akses masyarakat dapat segera dipulihkan.
“Penanganan longsor ini kami upayakan secepatnya dengan menurunkan alat berat jenis ekskavator untuk membersihkan material longsor dan membantu memulihkan akses jalan. Kami memahami bahwa jalan tersebut sangat penting bagi aktivitas masyarakat di empat desa,” demikian pernyataan resmi Kadis PUPR Barsel.
Ia juga menekankan pentingnya keselamatan selama proses penanganan berlangsung, mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi longsor berpotensi mengalami pergerakan kembali, terutama apabila terjadi hujan.
“Kami berharap masyarakat tetap berhati-hati saat melintasi lokasi pekerjaan dan mengikuti arahan petugas. Penanganan dilakukan agar akses penghubung antardesa dapat kembali berfungsi dan aktivitas warga berangsur normal,” demikian ucapan Kadis PUPR Barsel.
H.Assjian
PT Palangka News Jaya Mandiri.

Leave a Reply Cancel reply