PALANGKA-NEWS.CO.ID, Murung Raya – Pemerintah Kabupaten Murung Raya mempertegas komitmennya dalam mempererat sinergi dengan para tokoh agama dan pelayan keagamaan guna membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, rukun, serta saling peduli.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Murung Raya, Heriyus, saat menghadiri Persekutuan Hamba-Hamba Tuhan se-Kabupaten Murung Raya yang digelar di Gereja GSJA, Puruk Cahu, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan diawali dengan ibadah bersama. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Heriyus, jajaran pengurus Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Setempat (PGIS) Murung Raya, sejumlah kepala perangkat daerah, serta ratusan hamba Tuhan, pendeta, suster dan pemuka agama lintas denominasi.
Persekutuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan para pelayan keagamaan sekaligus memperkuat komunikasi dan kebersamaan dalam membangun kehidupan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Murung Raya.
Ketua PGIS Murung Raya, Gudmar Untung, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, persekutuan menjadi salah satu wadah penting untuk memperkuat silaturahmi serta membangun semangat pelayanan secara bersama-sama.
Saat ini, PGIS Murung Raya menaungi sebanyak 17 denominasi gereja. Keberadaan organisasi tersebut diharapkan dapat terus menjadi bagian dalam menjaga kebersamaan dan kerukunan umat beragama di wilayah Kabupaten Murung Raya.
Gudmar juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya atas dukungan yang selama ini diberikan kepada lembaga dan gereja. Dukungan tersebut, kata dia, mencakup anggaran, pembangunan infrastruktur, hingga fasilitas yang dapat menunjang pelayanan kepada umat
Sementara itu, Bupati Murung Raya Heriyus menegaskan bahwa tokoh agama memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat, memperkokoh ketahanan keluarga, membina generasi muda, serta menumbuhkan nilai kepedulian dan kebersamaan.
“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kami sangat membutuhkan dukungan para hamba Tuhan untuk bersama-sama membangun masyarakat, menjaga kerukunan, dan hadir membantu warga yang membutuhkan,” ujar Heriyus.
Menurut Heriyus, pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan penguatan kehidupan sosial, moral, serta nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh tokoh agama dan pelayan keagamaan untuk terus mengambil peran dalam menjaga persatuan dan menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang aman, damai, serta saling menghargai.
Heriyus juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada seluruh gereja serta lembaga keagamaan secara adil dan merata tanpa membeda-bedakan denominasi.
Menurutnya, kebersamaan lintas denominasi merupakan salah satu kekuatan penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat di Kabupaten Murung Raya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis berupa insentif bagi tokoh dan pelayan keagamaan. Bantuan tersebut diberikan kepada sebanyak 721 penerima dari berbagai unsur keagamaan.
Penyaluran insentif tersebut menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Murung Raya terhadap para tokoh dan pelayan keagamaan yang selama ini turut berkontribusi dalam pelayanan, pembinaan umat, serta kehidupan sosial kemasyarakatan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap sinergi antara pemerintah daerah dan tokoh agama dapat terus diperkuat sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang semakin rukun, harmonis, dan saling peduli dalam mendukung pembangunan daerah.
Reporter: Pendi
Editor: Redaksi Palangka-news

Leave a Reply Cancel reply