PALANGKA RAYA – Kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan pencegahan tindak kekerasan menjadi perhatian penting dalam membangun generasi muda yang berkarakter, beretika, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.21/9/2026.
Hal tersebut menjadi salah satu pesan yang disampaikan Cak Sam saat menjadi pembicara di hadapan mahasiswa dalam kegiatan yang membahas persoalan kekerasan terhadap perempuan.
Dalam pemaparannya, Cak Sam mengajak mahasiswa untuk memahami bahwa kekerasan terhadap perempuan bukan sekadar persoalan individu, melainkan masalah sosial yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, saling menghormati, serta bebas dari segala bentuk tindakan kekerasan dan pelecehan.
Cak Sam: Mahasiswa Harus Menjadi Pelopor Perubahan
Cak Sam menekankan bahwa mahasiswa sebagai kaum intelektual muda tidak cukup hanya memahami persoalan kekerasan terhadap perempuan secara teori, tetapi juga diharapkan mampu menunjukkan kepedulian melalui tindakan nyata.
“Mahasiswa harus menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat. Mari kita bangun kesadaran bersama bahwa perempuan memiliki hak untuk dihormati, dilindungi, dan diperlakukan secara manusiawi. Jangan pernah menganggap kekerasan sebagai sesuatu yang biasa atau dapat dibenarkan.”
Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak menutup mata ketika mengetahui adanya dugaan kekerasan terhadap perempuan.
Menurutnya, keberanian untuk peduli, memberikan dukungan kepada korban, serta mendorong penyelesaian melalui jalur yang tepat merupakan bagian dari tanggung jawab moral bersama.
Mahasiswa Diharapkan Berani Menolak Kekerasan
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan edukasi di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Pemahaman mengenai pentingnya menghormati hak, martabat, dan keselamatan perempuan perlu terus ditanamkan agar tercipta hubungan sosial yang sehat dan saling menghargai.
Usulan kutipan mahasiswa:
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa agar lebih peduli terhadap persoalan kekerasan terhadap perempuan. Mahasiswa harus berani menolak segala bentuk kekerasan serta ikut menciptakan lingkungan yang aman dan saling menghormati.”
Membangun Generasi Muda yang Beretika dan Humanis kata Cak Sam.
Pencegahan kekerasan terhadap perempuan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, lembaga pendidikan, masyarakat, hingga aparat penegak hukum.
Edukasi yang berkelanjutan diharapkan mampu membangun kesadaran bahwa setiap orang memiliki hak atas rasa aman dan perlakuan yang bermartabat.
Melalui kegiatan tersebut, pesan yang ingin ditegaskan adalah bahwa generasi muda harus mampu menjadi bagian dari solusi, bukan membiarkan tindakan kekerasan terus terjadi.
Kepedulian, keberanian bersikap, dan penghormatan terhadap martabat manusia menjadi fondasi penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman, berkeadilan, serta bebasdari kekerasan terhadap perempuan
Desi. PT Palangka News Jaya Mandiri.

Leave a Reply Cancel reply