PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA  – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menilai pelantikan Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalimantan Tengah menjadi momentum penting untuk memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan daerah sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Penegasan itu disampaikan usai menghadiri pelantikan PW GP Ansor Kalteng yang dirangkaikan dengan Apel Siaga Karhutla di Lapangan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (6/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Rizky menyebut GP Ansor memiliki posisi strategis sebagai organisasi kepemudaan yang mampu berkontribusi dalam pembangunan, menjaga persatuan, hingga membantu pemerintah menghadapi berbagai persoalan daerah, termasuk ancaman karhutla yang menjadi perhatian setiap musim kemarau.

Menurutnya, pelantikan kepengurusan baru tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi awal penguatan sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam menjaga Kalimantan Tengah.

“Pelantikan ini menunjukkan pemuda Ansor menjadi salah satu identitas Kalimantan Tengah. Selain itu, memberi energi baru untuk penanggulangan karhutla,” ujar Rizky.

Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah di tingkat provinsi maupun kabupaten.

Dukung Kaderisasi Pemuda dan Penanganan Karhutla

Rizky mengatakan pemerintah daerah membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi ancaman karhutla. Menurutnya, organisasi kepemudaan seperti GP Ansor dapat mengambil peran melalui edukasi masyarakat, kegiatan sosial, hingga membantu pemerintah saat penanganan bencana di lapangan.

Ia menilai semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri GP Ansor dapat menjadi modal penting dalam membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta meningkatkan kesadaran untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Saat ditanya mengenai kondisi karhutla di Kabupaten Lamandau, Rizky menjelaskan wilayahnya hingga kini masih relatif aman dibandingkan sejumlah daerah lain di Kalimantan Tengah.

“Kalau di Lamandau relatif paling rendah karena sebagian besar lahannya mineral,” katanya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Lamandau tetap meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau melalui koordinasi dengan berbagai instansi serta mengajak masyarakat agar tidak membuka lahan menggunakan api.

Perkuat Organisasi Nahdlatul Ulama

Selain membahas penanganan karhutla, Rizky juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamandau dalam mendukung penguatan organisasi Nahdlatul Ulama di daerah.

Pemerintah, kata dia, telah memberikan dukungan terhadap pembangunan Gedung NU serta memfasilitasi berbagai kegiatan organisasi yang berlangsung sepanjang tahun. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat pembinaan masyarakat sekaligus meningkatkan peran organisasi keagamaan dalam pembangunan daerah.

Rizky menilai proses kaderisasi harus dimulai sejak usia muda agar lahir generasi yang memiliki kemampuan kepemimpinan, kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan.

“Kami banyak turun ke kecamatan dan mengisi kegiatan pengajian agar generasi muda ikut aktif dalam organisasi,” jelasnya.

Ia menambahkan kaderisasi tidak hanya berlangsung melalui GP Ansor, tetapi juga dimulai dari organisasi pelajar hingga organisasi kepemudaan yang kemudian diperkuat melalui kegiatan keagamaan dan pembinaan di tingkat kecamatan.

Rizky berharap kepengurusan baru PW GP Ansor Kalimantan Tengah mampu memperluas kontribusi organisasi bagi masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen organisasi untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga persatuan, serta memperkuat upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.

Reporter: Maskati

Editor: Redaksi Palangka-News

PT Palangka News Jaya Mandiri