PALANGKA-NEWS.CO.ID, MURUNG RAYA – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Puruk Cahu mengumumkan akan melakukan penghentian sementara pasokan listrik di sejumlah wilayah di Kabupaten Murung Raya pada Senin malam (29/6/2026). Kebijakan tersebut diambil menyusul adanya gangguan teknis pada komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang memengaruhi pasokan daya sistem kelistrikan.
Dalam pengumuman resminya, PLN menyampaikan bahwa gangguan pada salah satu komponen pembangkit mengharuskan dilakukan pengaturan operasi sistem kelistrikan guna menjaga keandalan dan stabilitas pasokan listrik agar gangguan tidak meluas.
Pemadaman sementara dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.30 WIB hingga sekitar pukul 22.40 WIB. Meski demikian, PLN menjelaskan bahwa durasi tersebut merupakan estimasi dan dapat berubah sesuai kondisi beban sistem serta perkembangan proses pemulihan di lapangan.
Wilayah yang terdampak meliputi Jalan Dam, Jalan Budi Utomo, Desa Muara Jaan, Jalan Cilik Riwut, Jalan Muara Untu, Jalan Ahmad Yani, Jalan MT Haryono, Komplek Pemda, Jalan Angkang, Jalan Veteran, Jalan Makam Pahlawan, Komplek Pasar, Hungan, Jalan Bondang, Juking Pajang, Kurung Pajang, Jalan Pelajar, Komplek DPR, Jalan Pelita Mayong, Jalan Kolonel Untung Suropati, dan kawasan sekitarnya.
PLN ULP Puruk Cahu menjelaskan bahwa pengaturan operasi sistem merupakan langkah teknis yang harus dilakukan untuk menjaga keandalan jaringan selama proses penanganan gangguan berlangsung. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat normalisasi sistem kelistrikan.
Seluruh personel dan sumber daya yang tersedia telah dikerahkan untuk mempercepat proses perbaikan. PLN memastikan petugas terus bekerja di lapangan agar pasokan listrik dapat dipulihkan secepat mungkin.
Selama masa penghentian sementara aliran listrik, masyarakat diimbau untuk mempersiapkan kebutuhan penerangan serta menggunakan listrik secara bijaksana setelah pasokan kembali normal.
PLN juga mengingatkan pelanggan agar mematikan atau mencabut peralatan elektronik yang tidak digunakan selama pemadaman berlangsung. Langkah ini bertujuan mengantisipasi kemungkinan lonjakan tegangan ketika aliran listrik kembali menyala.
Manajemen PLN menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan teknis tersebut. Perusahaan berharap masyarakat dapat memahami kondisi yang sedang dihadapi.
PLN menegaskan bahwa keandalan sistem kelistrikan tetap menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, setiap gangguan akan ditangani secepat mungkin dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas dan keamanan sistem kelistrikan.
Masyarakat diharapkan tetap mengikuti informasi resmi yang disampaikan PLN terkait perkembangan proses pemulihan maupun perubahan jadwal apabila terjadi penyesuaian akibat kondisi di lapangan.
Dengan adanya kerja sama dan pengertian dari pelanggan, PLN optimistis proses pemulihan dapat berjalan lancar sehingga pasokan listrik di wilayah terdampak segera kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung seperti biasa.
Sumber: Pengumuman resmi PT PLN (Persero) ULP Puruk Cahu.
Teporter: Pendi
Editor: Redaksi Palangka-news
PT Palangka News Jaya Mandiri.

Leave a Reply Cancel reply