PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA — Program KHBS diharapkan benar-benar menyentuh lapisan terbawah masyarakat, khususnya warga dengan kondisi ekonomi lemah yang kerap diibaratkan sebagai “kepiring nasi” — simbol kelompok masyarakat kecil yang berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari. 3/3/2026
Dalam situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, keberadaan program bantuan dan pemberdayaan seperti KHBS dinilai sangat penting. Namun, implementasinya harus tepat sasaran, transparan, dan merata hingga ke pelosok desa.
Sejumlah tokoh masyarakat menegaskan bahwa bantuan sosial dan program kesejahteraan tidak boleh berhenti pada tataran administrasi semata. Distribusi manfaatnya harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat kecil, seperti buruh harian, pedagang kaki lima, petani kecil, dan pekerja sektor informal lainnya.
“Program KHBS harus sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Jangan hanya terlihat besar dalam perencanaan, tetapi kecil dalam realisasi,” ujar salah satu perwakilan masyarakat.
Selain penyaluran bantuan, pemerintah juga didorong untuk memastikan adanya pendampingan berkelanjutan agar masyarakat penerima dapat meningkatkan taraf hidupnya secara mandiri. Pemberdayaan ekonomi, pelatihan keterampilan, serta akses permodalan dinilai menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan bantuan.
Momentum evaluasi program di tahun ini menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki mekanisme pendataan dan pengawasan. Dengan demikian, program KHBS dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat ekonomi lemah dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif.
( Red/Ttn) PT Palangka News Jaya Mandiri

Leave a Reply Cancel reply