PALANGKA-NEWS.CO.ID, MURUNG RAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DKOP) menggelar audiensi dan paparan rencana pengelolaan Objek Wisata Pasir Putih di Aula A Kantor Bupati Murung Raya, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Murung Raya, Heriyus, Kepala DKOP Kabupaten Murung Raya, Jayadie Y. Dadi, Ketua PT Mura Maju Mura Sejahtera, Riza Primadi selaku pihak pengelola, para kepala perangkat daerah terkait, serta sejumlah undangan lainnya.
Audiensi ini bertujuan untuk memaparkan rencana pengembangan Objek Wisata Pasir Putih sekaligus menyerap masukan dari pemerintah daerah sebelum pelaksanaan kerja sama secara resmi dilakukan.
Dalam paparannya, Riza Primadi menyampaikan sejumlah rencana penambahan wahana dan fasilitas pendukung guna meningkatkan daya tarik destinasi wisata tersebut. Pengembangan ini diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung dan memperkuat posisi Pasir Putih sebagai salah satu destinasi unggulan di Murung Raya.
Beberapa wahana yang direncanakan antara lain flying fox, panjat tali, bebek gowes, arena jogging, serta wahana ATV. Selain itu, pihak pengelola juga akan menghadirkan area wisata kuliner serta menyediakan spot-spot foto menarik yang mengikuti tren kebutuhan wisatawan.
Riza menjelaskan bahwa konsep pengembangan tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga memperhatikan aspek kenyamanan dan estetika kawasan. Ia berharap pengembangan ini dapat menciptakan ruang rekreasi yang aman dan ramah bagi keluarga.
Menanggapi paparan tersebut, Bupati Heriyus menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan rencana yang telah disusun oleh pihak ketiga. Ia menilai pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemerintah daerah mengapresiasi rencana yang telah disampaikan. Kami berharap pengelola dapat menjaga dan merawat objek wisata ini dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Heriyus.
Ia menekankan agar setiap tahapan pelaksanaan tetap berkoordinasi dengan dinas terkait, khususnya dalam hal perizinan, tata ruang, serta standar operasional prosedur (SOP) wahana yang akan dibangun.
Menurutnya, aspek keamanan harus menjadi prioritas utama, terutama untuk wahana yang memiliki tingkat risiko tertentu seperti flying fox dan ATV. Pengelola diminta memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar keselamatan demi kenyamanan pengunjung.
Heriyus juga berharap pengembangan Objek Wisata Pasir Putih dapat membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM lokal, khususnya di sektor kuliner dan kerajinan, sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala DKOP Kabupaten Murung Raya, Jayadie Y. Dadi, menyampaikan bahwa seluruh masukan dan saran yang berkembang dalam audiensi akan dirumuskan dalam nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Daerah dan pihak ketiga.
MoU tersebut nantinya akan menjadi dasar hukum kerja sama pengelolaan dan pengembangan Objek Wisata Pasir Putih, sehingga pelaksanaannya memiliki kejelasan tugas, tanggung jawab, serta mekanisme pengawasan.
Ia menambahkan, dengan adanya kerja sama yang terstruktur dan profesional, diharapkan Objek Wisata Pasir Putih dapat berkembang secara berkelanjutan dan berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pihak pengelola, pengembangan Objek Wisata Pasir Putih diharapkan mampu menjadi salah satu ikon wisata Murung Raya yang memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat secara luas.
Reporter : Pendi
Editor : Redaksi : Palangka-news

Leave a Reply Cancel reply