PALANGKA-NEWS.CO.ID, MURUNG RAYA – Pemerintah Kabupaten Murung Raya kembali menggelar kegiatan Pasar Ramadan sebagai salah satu agenda tahunan yang dinantikan masyarakat selama bulan suci Kamis/19/2/2026.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku usaha kecil dan pedagang kuliner untuk memasarkan berbagai menu berbuka puasa.
Dalam pelaksanaannya, Pasar Ramadan tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh. Kegiatan tersebut dimulai pada 19 Februari 2026 dan akan berakhir pada 19 Maret 2026, sehingga masyarakat dapat berbelanja kebutuhan takjil dan makanan berbuka selama Ramadan.
Penyelenggaraan pasar ini dinilai penting karena tidak hanya menyediakan kebutuhan pangan masyarakat saat Ramadan, tetapi juga ikut menggerakkan roda perekonomian lokal. Sejumlah pedagang UMKM diberi kesempatan untuk ikut terlibat dan memperoleh penghasilan tambahan.
Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa persiapan pelaksanaan kegiatan telah dilakukan sejak jauh hari. Bahkan, persiapan disebut telah dimulai sekitar dua bulan sebelum Ramadan, termasuk pembahasan teknis lokasi, pendataan pedagang, hingga penataan lapak.
Pasar Ramadan tersebut direncanakan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya pada sore hari menjelang berbuka. Beragam makanan tradisional, kue, minuman segar, hingga menu khas Ramadan disediakan oleh pedagang yang berpartisipasi.
Selain menjadi pusat kuliner, pasar Ramadan juga dipandang sebagai sarana mempererat kebersamaan. Masyarakat dari berbagai wilayah dapat berkumpul untuk berbelanja sambil menjaga suasana Ramadan yang penuh kekhidmatan.
Pemerintah daerah juga menekankan bahwa pelaksanaan kegiatan harus tetap memperhatikan ketertiban dan kenyamanan. Penataan lapak, akses parkir, serta kebersihan lingkungan menjadi bagian yang diprioritaskan agar pengunjung merasa aman dan nyaman.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, koordinasi lintas instansi dilakukan bersama pihak terkait. Mulai dari perangkat daerah, aparat keamanan, hingga unsur masyarakat dilibatkan agar pelaksanaan Pasar Ramadan berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas lalu lintas sekitar.
Selain itu, para pedagang juga diimbau menjaga kualitas makanan dan minuman yang dijual. Kebersihan lapak dan penggunaan bahan makanan yang layak konsumsi menjadi perhatian agar pengunjung merasa aman saat membeli takjil.
Pemerintah daerah berharap kegiatan Pasar Ramadan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Baik dari sisi pelayanan kebutuhan warga selama Ramadan maupun dari sisi peningkatan pendapatan pedagang kecil dan pelaku UMKM.
Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan ikut menjaga ketertiban dan kebersihan. Partisipasi pengunjung dalam membuang sampah pada tempatnya serta menjaga kenyamanan bersama menjadi bagian penting dari keberhasilan kegiatan.
Pelaksanaan Pasar Ramadan selama satu bulan penuh juga diharapkan menjadi peluang memperkuat ekonomi kerakyatan. Perputaran uang di sektor perdagangan kecil diperkirakan meningkat selama Ramadan, terutama pada waktu sore hingga menjelang berbuka.
Dengan berlangsungnya pasar selama satu bulan penuh, pemerintah berharap pedagang bisa memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk berjualan. Masyarakat pun mendapat pilihan kuliner yang beragam dan mudah dijangkau.
Pemerintah Kabupaten Murung Raya juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan yang memberi dampak positif bagi ekonomi masyarakat. Pasar Ramadan menjadi salah satu program yang dinilai mampu mendorong kesejahteraan pelaku usaha kecil.
Melalui pelaksanaan Pasar Ramadan 2026 ini, pemerintah berharap suasana Ramadan dapat berjalan lebih semarak, tertib, dan penuh kebersamaan. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan tersebut dengan baik selama bulan suci.
Pasar Ramadan yang digelar mulai 19 Februari hingga 19 Maret 2026 ini pun diharapkan menjadi kegiatan yang memberi manfaat luas, baik bagi pedagang maupun masyarakat sebagai pengunjung.
Dengan dukungan semua pihak, pelaksanaan pasar Ramadan diyakini dapat berjalan sukse
(Pendi) PT Palangka News jaya Mandiri

Leave a Reply Cancel reply