PALANGKA-NEWS CO.ID, PALANGKA RAYA – Kasus penyakit kanker di Kalimantan Tengah dinilai semakin mengkhawatirkan dan menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, mengingat dampaknya terhadap kualitas hidup masyarakat serta beban pembiayaan kesehatan daerah. 4)2)2026.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, dr. Suyuti Syamsul, menegaskan bahwa kanker kini bukan lagi penyakit yang jarang ditemukan, melainkan sudah “menggurita” dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
“Fakta di lapangan menunjukkan bahwa penyakit kanker di Kalimantan Tengah semakin menggurita. Kurang lebih 4.000 Lo,! Kasusnya terus bertambah setiap tahun, dan sebagian besar ditemukan pada kondisi sudah lanjut. Ini menjadi alarm serius bagi kita semua,” tegas dr. Suyuti Syamsul.
Ia menjelaskan, keterlambatan deteksi dini masih menjadi persoalan utama, ditambah rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Selain itu, faktor lingkungan, pola hidup tidak sehat, serta keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah terpencil turut memperparah situasi.
“Kami mendorong penguatan deteksi dini melalui skrining di fasilitas kesehatan tingkat pertama, termasuk puskesmas. Pencegahan dan edukasi masyarakat harus diperkuat, karena kanker dapat ditekan risikonya jika diketahui lebih awal,” tambahnya.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, lanjut Suyuti, terus berupaya meningkatkan layanan rujukan, memperkuat fasilitas kesehatan, serta memperluas program promotif dan preventif agar angka kesakitan akibat kanker dapat ditekan secara bertahap.
(Titin) Palangka News Jaya Mandiri.

Leave a Reply Cancel reply