PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) secara resmi menetapkan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai tuan rumah Kongres Nasional II AWPI tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Penetapan tersebut merupakan hasil keputusan bersama dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) AWPI 2025 yang diikuti pengurus DPP dan seluruh DPD se-Indonesia. 2/2/2026

Keputusan ini sekaligus menjadi tonggak penting bagi AWPI Kalteng, mengingat Kongres Nasional II akan menjadi forum strategis dalam merumuskan arah organisasi, penguatan profesionalisme wartawan, serta menjawab tantangan pers di era digital dan dinamika kebebasan pers nasional.

Ketua Umum DPP AWPI, Hengky Ahmat Jazuli, menegaskan bahwa penunjukan Kalimantan Tengah sebagai tuan rumah telah melalui pertimbangan matang, baik dari sisi kesiapan organisasi maupun komitmen DPD AWPI Kalteng dalam membangun soliditas internal.

“Rapimnas 2025 secara mufakat memutuskan Kalimantan Tengah sebagai tuan rumah Kongres Nasional II AWPI tahun 2026. Ini adalah bentuk kepercayaan sekaligus tantangan besar yang harus dijawab dengan kerja kolektif dan profesional,” ujar Hengky Ahmat Jazuli.

Sebagai tindak lanjut keputusan Rapimnas tersebut, rapat awal (initial meeting) telah dilaksanakan secara Zoom Meeting pada 1 Februari 2026, yang diikuti jajaran DPP AWPI dan pengurus inti DPD AWPI Kalimantan Tengah. Rapat ini membahas kerangka awal kepanitiaan, konsep besar kongres, serta tahapan persiapan yang harus segera dijalankan.

Sementara itu, Ketua DPD AWPI Kalimantan Tengah, Hadriansyah, menyatakan kesiapan penuh pihaknya untuk mengemban amanah nasional tersebut. Ia menegaskan bahwa Kongres Nasional II bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga momentum strategis untuk mengangkat peran wartawan daerah di tingkat nasional.

“DPD AWPI Kalteng siap menjalankan mandat Rapimnas 2025. Ini bukan pekerjaan ringan, namun kami melihatnya sebagai kesempatan emas untuk menunjukkan kapasitas, soliditas, dan profesionalisme AWPI Kalteng di tingkat nasional,” tegas Hadriansyah.

Ia menambahkan, tantangan utama Kongres Nasional II AWPI 2026 adalah memastikan substansi kongres benar-benar menjawab persoalan pers saat ini, mulai dari independensi wartawan, perlindungan profesi, hingga adaptasi media di era digital.

“Kongres ini harus melahirkan rekomendasi yang kuat dan relevan. Bukan hanya seremonial, tetapi menjadi pijakan masa depan AWPI dan dunia pers Indonesia,” pungkasnya. (Titin)

PT Palangka News Jaya Mandiri