PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA, – Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menunjukkan peningkatan luar biasa dalam kurun waktu lima tahun terakhir. 9/1/2026.
Hal ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan melalui transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Berdasarkan laporan Hasil Pemantauan SPBE Tahun 2025 yang dirilis oleh Tim Koordinasi SPBE Nasional melalui Aplikasi Tauval, Provinsi Kalimantan Tengah berhasil meraih nilai Indeks SPBE sebesar 3,41 dengan kategori Baik, naik tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Rekapitulasi Nilai Indeks SPBE Provinsi Kalteng
• 2021: 1,00 (Kategori Kurang) — fase awal implementasi SPBE.
• 2022: 1,90 (Sedang) — perbaikan kebijakan dan sistem dasar.
• 2023: 2,75 (Baik) — peningkatan signifikan layanan digital.
• 2024: 2,87 (Baik) — konsolidasi dan optimalisasi sistem.
• 2025: 3,41 (Baik) — lonjakan prestasi terbaik periode ini.
Peningkatan ini tidak hanya menunjukkan angka yang terus naik, tetapi juga mengindikasikan kemajuan nyata dalam aspek pelayanan publik digital, integrasi sistem pemerintahan, dan tata kelola SPBE yang lebih modern serta akuntabel.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, angka indeks yang terus meningkat dari tahun ke tahun adalah bukti keseriusan Pemprov Kalteng dalam menghadirkan pemerintahan yang responsif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
“Capaian Indeks SPBE sebesar 3,41 dengan kategori Baik ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menghadirkan transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Bumi Tambun Bungai. Kenaikan signifikan dari tahun ke tahun — yang mana kita pernah berada di angka 1,00 pada tahun 2021 — menunjukkan bahwa kita serius dalam memodernisasi tata kelola pemerintahan,” ujar Gubernur Agustiar Sabran.
Gubernur Agustiar juga menekankan bahwa capaian ini bukan sekadar angka statistik, tetapi mencerminkan peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel bagi masyarakat.
Ia menambahkan bahwa tantangan ke depan adalah percepatan transformasi menuju Indeks Pemerintah Digital (Indeks Pemdi) yang lebih holistik dan berorientasi pada kebutuhan warga.
Dengan tren positif tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus menguatkan integrasi sistem digital pemerintahan dan meningkatkan kualitas layanan publik demi mewujudkan birokrasi yang modern, efektif, dan responsif terhadap era digital.
Pewarta. : Titin
PT Palangka News Jaya Mandiri

Leave a Reply Cancel reply