PALANGKANEWS.ID, LAMANDAU – Perayaan Natal Tahun 2025 di Kabupaten Lamandau berlangsung aman, damai, dan penuh khidmat. Rasa aman dan nyaman yang dirasakan umat Nasrani tidak lepas dari peran aktif Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lamandau yang turun langsung memberikan dukungan pengamanan di sejumlah titik strategis.

Pengamanan dilakukan mulai dari area gereja hingga ruas jalan raya, dengan tetap mengedepankan sinergi dan koordinasi bersama TNI dan Polri. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga stabilitas, toleransi, dan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Lamandau.

Poto bersama 

Ketua FKUB Kabupaten Lamandau, Yusuf M. Nor, saat dikonfirmasi media menegaskan bahwa keterlibatan FKUB dalam pengamanan Natal merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

> “Pengamanan ini adalah bukti nyata komitmen FKUB Kabupaten Lamandau dalam menjaga toleransi, keamanan, dan kerukunan antar umat beragama di daerah yang kita cintai ini,” ujar Yusuf M. Nor.

Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian pengamanan dilakukan dengan mematuhi koordinasi dan arahan dari aparat keamanan, khususnya TNI dan Polri yang bertugas di wilayah Kabupaten Lamandau.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PC ISNU Kabupaten Lamandau, Much Bachtiar Rifai atau yang akrab disapa Gus Rifai, turut memberikan pandangannya terkait momentum perayaan Natal. Menurutnya, Natal harus dilihat dari sudut pandang kemanusiaan dan sosial, bukan semata-mata dari sudut pandang akidah.

> “Momentum Natal ini perlu kita maknai dari perspektif kemanusiaan dan sosial, bukan dari sudut pandang akidah. Kehadiran dan kepedulian kita adalah bentuk empati sesama manusia,” ujar Gus Rifai.

Ia menegaskan bahwa dalam tradisi Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah, nilai yang dikedepankan adalah rahmatan lil ‘alamin, yakni Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam, bukan hanya untuk kelompok atau akidah tertentu.

> “Islam, khususnya Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah, mengajarkan rahmatan lil ‘alamin, bukan sekadar rahmatan liddin atau rahmatan lilaqidah. Di sinilah pentingnya toleransi dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Apresiasi juga datang dari umat Nasrani. Salah satu jemaat Gereja GBI Kabupaten Lamandau, Jaman, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan pengamanan dan perhatian.

> “Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, dan FKUB Kabupaten Lamandau yang telah memberikan rasa aman kepada kami umat Nasrani dalam merayakan Natal hari ini,” ungkapnya.

Menurut Jaman, kehadiran FKUB dan aparat keamanan bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga simbol kuatnya persaudaraan dan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Lamandau.

Perayaan Natal 2025 ini pun menjadi potret nyata bahwa kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Lamandau bukan hanya jargon, melainkan praktik hidup bersama yang terus dijaga dan dirawat dengan penuh kesadaran, keikhlasan, dan semangat persaudaraan. (mbr/tmj biro palangkanews lamandau)