PALANGKA-NEWS.CO.ID, PALANGKA RAYA — Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kalimantan Tengah 2025 menjadi panggung penting bagi konsolidasi internal dan arah baru partai. Mengusung semangat “Menuju Perubahan”, forum ini tidak hanya membahas struktur organisasi, tetapi juga membicarakan pembaruan strategi politik Golkar menghadapi dinamika masyarakat dan kontestasi politik 2025–2030.
Dalam suasana penuh kehati-hatian namun tetap solid, para kader senior dan junior terlihat hadir memberi warna tersendiri pada Musda XI, menandai adanya harapan besar terhadap transformasi kepemimpinan Golkar Kalteng ke depan.
Laporan ketua panitia musda XI Partai Golkar .
Dari sisi pelaksanaan teknis, Ketua Panitia Pelaksana Musda XI Partai Golkar dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh peserta dari 14 kabupaten/kota telah hadir dan terverifikasi.
“Musda XI ini kami siapkan secara maksimal agar berjalan tertib, demokratis, dan sesuai mekanisme organisasi. Panitia memastikan seluruh tahapan, mulai dari registrasi, sidang pleno, hingga pemilihan ketua nantinya, dilakukan transparan dan akuntabel,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak atas kelancaran persiapan Musda.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi, aparat keamanan, serta seluruh kader dan tamu undangan yang menjaga suasana Musda tetap aman dan penuh semangat kebersamaan,” ujarnya.
Sambutan ketua DPD Partai Golkar
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kalteng H. Ruslan AS dalam pidatonya menyampaikan bahwa Musda XI menjadi forum penyatuan energi politik dan evaluasi kinerja organisasi.
“Golkar Kalteng terus bergerak, berbenah, dan membuka ruang bagi regenerasi politik. Musda ini kami harapkan melahirkan keputusan-keputusan strategis yang memperkuat struktur partai hingga ke akar rumput,” ungkap Ruslan.
Ia menambahkan bahwa Golkar Kalteng telah bekerja dalam kerangka membangun soliditas organisasi di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Kita ingin Golkar semakin dipercaya publik. Untuk itu konsolidasi, kaderisasi, dan penguatan struktur harus terus kita lakukan,” lanjutnya.
Sambutan Gubernur Kalteng.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya Musda sebagai forum demokrasi internal yang menentukan arah perjalanan Partai Golkar di masa mendatang.
“Musda bukan sekadar memilih ketua, tetapi momentum menyatukan gagasan besar untuk pembangunan daerah. Kalimantan Tengah membutuhkan partai-partai yang kuat, solid, dan berkomitmen mendukung agenda pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Gubernur.
Ia juga meminta agar seluruh kader menjaga suasana Musda tetap sejuk dan kondusif.
“Perbedaan pilihan adalah hal biasa di dalam demokrasi. Yang terpenting, bagaimana Partai Golkar tetap kompak setelah Musda dan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” ujar Gubernur.
Sambutan Ketua Umum DPP Partai Golkar.
Bahlil menjelaskan bahwa Musda merupakan forum penting dalam menentukan arah kebijakan organisasi di tingkat daerah.
Ia menyebutkan bahwa melalui Musda XI ini terdapat tiga poin utama yang menjadi fokus pembahasan dan kesepakatan bersama.
“Ada beberapa Poin pertama yaitu evaluasi atas laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya,”ucap Bahlil
Kemudian poin kedua ialah forum menetapkan penyusunrencana kerja baru sebagai pedoman organisasi ke depan.
Sementara poin ketiga adalah pemilihan Ketua Golkar Kalteng serta formatur yang akan membentuk struktur kepengurusan terbaru.
Selanjutnya Bahlil membuka Musda XI Golkar secara resmi .
Musda XI Partai Golkar Kalteng dijadwalkan berlangsung hingga penutupan sidang komisi dan pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kalteng periode berikutnya.
Pewarta. : Titin
PT Palangka News Jaya Mandiri

Leave a Reply Cancel reply