PALANGKA-NEWS.CO.ID, PULANG PISAU – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) kembali melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Tingkat Kecamatan dan Monitoring Pelaksanaan Intervensi Spesifik di Desa Sei Bakau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kamis (13/11/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pulang Pisau menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menurunkan angka stunting di daerah, khususnya di wilayah pesisir seperti Sebangau Kuala.

“Upaya menurunkan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Ini memerlukan kerja nyata seluruh perangkat daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta dukungan masyarakat.

Dengan sinergi bersama, saya optimis Desa Sei Bakau dapat menjadi desa zero stunting tahun depan,” ujar Wakil Bupati dalam arahannya.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis yang terjadi sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun. Dampaknya tidak hanya pada pertumbuhan fisik yang terhambat, tetapi juga menurunnya kemampuan kognitif dan produktivitas di masa depan.

Di Kabupaten Pulang Pisau, upaya percepatan penurunan stunting menjadi prioritas pembangunan sumber daya manusia, sebagaimana tertuang dalam rencana aksi daerah TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting).

Pemerintah daerah terus mendorong intervensi gizi spesifik dan sensitif melalui koordinasi lintas sektor.

Poto bersama Wabup dan warga Sei Bakau 

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Pulang Pisau, didampingi unsur Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP3KB), serta Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida) sebagai leading sector pelaksana TP3S Kabupaten Pulang Pisau.

Wabup mengajak masyarakat desa sei bakau menjaga kesehatan baik pribadi maupun keluarga , yang utama kebersihan lingkungan Desa  tingkatkan pelayanan posyandu tutupnya.

Pewarta.  : Red/ Amel

PT Palangka News jaya mandiri